Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Perbankan Diprediksi Investasi Transformasi Digital di 2018

- Kamis, 02 Maret 2017 19:52 WIB
403 view
Jakarta (SIB)- PricewaterhouseCoopers (PwC) memprediksi 84 persen perbankan di Indonesia bakal melakukan investasi transformasi digital dan teknologi dalam 18 bulan ke depan.

Financial Services Industry Partner PwC Indonesia Jusuf Wibisana menjelaskan, transformasi teknologi ke depan akan lebih banyak dilakukan bank skala menengah untuk menyamakan kedudukannya dengan bank besar sembari menurunkan biaya akuisisi pelanggan dan pelayanan.

"71 persen responden dari bank swasta lokal menyatakan teknologi sebagai pendorong utama bagi transformasi bank. Namun hanya 42 persen responden bank asing yang setuju dengan pernyataan tersebut," kata Jusuf seperti dikutip Metro Tv di Hotel Mulia, Jalan Asia-Afrika, Jakarta, Rabu (1/3).

Dibandingkan survei dari perusahaan audit asal Amerika Serikat ini pada 2015, terjadi penurunan  transaksi via cabang hingga 45 persen di tahun 2017. Sementara itu, transaksi melalui telepon genggam dan internet meningkat hingga 48 persen.

"Separuh responden mengharapkan tidak ada pertumbuhan jumlah cabang atau pengurangan (12 persen)," ungkapnya.

Sementara itu, Technology Consulting Director PwC Indonesia Peni Rahayu mengatakan, sebagian perbankan bakal merubah strateginya dalam merespons FinTech.

Pasalnya, inovasi pembiayaan keuangan dengan memanfaatkan teknologi ini dianggap sangat penting bagi sebagian pelaku pasar telnologi dan industri di Indonesia. "Di Indonesia, respons tersebut beragam mulai dari investasi proaktif atau bermitra dengan perusahaan fintech," ucap Peni.

Menurutnya, sistem pembayaran dan tansfer dana bakal menjadi dua aspek paling berisiko untuk beralih ke FinTech dalam waktu lima tahun ke depan.

"Hanya sembilan persen responden yang memiliki strategi yang sama selama 18 bulan terakhir. Sebanyak 30 persen memiliki strategi baru dan meninjau kembali strategi lama," pungkas dia.

Survei tersebut diikuti oleh 58 eksekutif perbankan senior di Indonesia. Lebih dari 90 persen responden adalah CEO, wakil CEO atau anggota dewan direksi maupun komisaris di bank-bank BUMN, bank syariah, bank daerah, bank asing, bank joint ventures, dan lain-lain. Secara kolektif mereka mewakili 87 persen aset perbankan di Indonesia. (A18/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru