Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 24 Agustus 2026

Lantik Dirjen Kekayaan Negara, Menkeu Minta Evaluasi Aset RI Dihitung Ulang

- Rabu, 05 Juli 2017 22:48 WIB
354 view
Jakarta (SIB)- Staf Ahli Menteri Keuangan bidang Kebijakan Jasa Keuangan dan Pasar Modal didaulat menggantikan Vincentius Sonny Loho sebagai Direktur Jenderal Kekayaan Negara yang memasuki masa pensiun.

Isa resmi dilantik menjadi Dirjen Kekayaan Negara Senin (3/7) oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, di Aula Mezanine Gedung Juanda I Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat.

Banyak pekerjaan rumah yang dititipkan Menkeu pada Isa. Dalam sambutan di acara pelantikan, Sri Mulyani menyebutkan Isa merupakan Dirjen Kekayaan Negara ke-3 dalam kurun waktu kurang lebih 10 tahun Ditjen Kekayaan Negara (DJKN) didirikan sejak 2006 lalu.

Ani mengatakan DJKN merupakan satu area yang menjadi inti dari reformasi keuangan negara mulai dari merintis membangun neraca (modal), penertiban administrasi hingga pelaporan. Masa 10 tahun adalah masa membangun fondasi baru.

"Ada dua Dirjen yang memulai membangun dari tata buku, tata kelola, tata hukum kekayaan negara yang digunakan maksimal. Isa adalah pejabat ke-3 tentu enggak mudah, apa yang dibangun merupakan pencapaian modal awal yang mesti disempurnakan," kata Menkeu, seperti dikutip dari Metro TV Selasa (4/7).

Dirinya memerintahkan Isa agar meneruskan penertiban pengelolaan yang mencerminkan nilai. Dia bilang, neraca yang selama ini telah disusun perlu diperbaharui valuasinya sehingga masyarakat tahu berapa kekayaan negara Indonesia.

Selain itu, kata Ani, Isa juga harus melihat komparasi tidak hanya membukukan aset namun juga memperkirakan apakah aset tersebut memiliki valuasi yang besar dan berguna bagi perekonomian dan rakyat. Dengan kata lain, aset tersebut tak menganggur dan memiliki nilai tambah.

"Jadi saya harap Pak Isa membawa cara pandang yang baru, cara pandang yang progresif selalu berpikir setiap detik menit hari apakah aset ini the best used untuk rakyat Indonesia dan perekonomian," jelas dia. (A20/Metro TV/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru