Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 09 Oktober 2026

Kelola Limbah Sawit Jadi Energi Terbarukan, Asian Agri Raih Penghargaan Anugerah Energi Lestari 2017,

- Senin, 25 September 2017 19:01 WIB
353 view
Jakarta (SIB)- Komitmen perusahaan sawit Asian Agri untuk mendukung pengadaan energi terbarukan mendapat apresiasi pemerintah Indonesia dalam acara penghargaan Anugerah Energi Lestari 2017 kategori perusahaan terbanyak membangun PLTBg. Penghargaan itu diterima Head of Mill and Engineering Asian Agri James Boima Sembiring di Jakarta Jumat lalu  disaksikan  Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)  Ignasius Jonan.

James mengatakan,  penghargaan tersebut menunjukan  Asian Agri memiliki komitmen tinggi dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup dengan mengimplementasikan teknologi yang dapat mengolah limbah sawit menjadi energi terbarukan biogas untuk membantu suplai listrik di wilayah sekitarnya. Penghargaan tersebut  juga menegaskan perhatian pemerintah  terhadap komitmen Asian Agri membangun Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) yang saat ini jumlahnya mencapai 7 unit dari 20 unit yang direncanakan rampung pada  2020.

"Kami mengembangkan teknologi ramah lingkungan yang bermanfaat bagi lingkungan, masyarakat, serta memberi nilai tambah bagi perusahaan dalam mendukung pemerintah menyediakan energi listrik bagi kawasan yang belum terjangkau," katanya.

Dijelaskan,  grup perusahaan yang beroperasi di Sumatera Utara, Riau dan Jambi ini telah membangun dan mengoperasikan PLTBg di Desa Sidomulyo, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhan Batu dan Desa Batu Anam, Kecamatan Rahuning, Asahan. Di Riau terdapat 3 PLTBg, yakni di Desa Air Hitam, Kecamatan Ukui dan Desa Segati, Kecamatan Langgam, serta di Desa Bukit Agung, Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak. Sedangkan di  Jambi, dibangun 2 PLTBg di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam dan Desa Taman Raja Kecamatan Tungkal Ulu.

Tahun ini katanya Asian Agri sedang menyiapkan pembangunan 3 unit PLTBg terdiri dari 1 unit di Desa Lalang Kabung, Kabupaten Pelalawan,  Riau dan 2 unit di  Sumatera Utara,  yaitu di Desa S-2, Labuhan Batu dan Desa Batu Anam,  Asahan. Masing- masing PLTBg berkapasitas 2,2 MW dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi pengoperasian pabrik kelapa sawit sekitar 700 Kilo Watt (KW), sedangkan sisa listrik (excess power) sebesar 1.5 MW dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat yang berada di sekitar lingkungan pabrik.

Bernard A. Riedo, Head of Sustainability and Stakeholder Relations Asian Agri yang hadir pada acara mengatakan, seandainya satu rumah sederhana membutuhkan 900 watt, maka kelebihan listrik dari setiap PLTBg Asian Agri sekitar 1.500.000 watt dapat dimanfaatkan oleh lebih dari 1.600 rumah. Dengan demikian saat ini 7 unit PLTBg yang  dioperasikan dapat menunjang kebutuhan listrik bagi lebih dari 11.600 rumah rakyat sederhana. (Rel/R5/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru