Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 Juli 2026

Kereta Cepat Disarankan Tanpa Subsidi

- Sabtu, 12 Juli 2014 12:10 WIB
281 view
  Kereta Cepat Disarankan Tanpa Subsidi
Jakarta (SIB)- Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono menyarankan operasional kereta cepat tanpa subsidi dari pemerintah. Subsidi pemerintah dinilai cukup untuk pembangunan infrastrukturnya saja. "Rasanya di dunia ini jarang yang enggak dapat subsidi. Tapi untuk operasi kalau bisa jangan subsidi," kata Bambang di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (10/7).

Bambang mencontohkan kereta cepat di Taipei, Taiwan, yang tanpa subsidi. Meskipun demikian, kereta cepat di Taipei, kata Bambang, keterlambatannya tak sampai satu menit.

Menurut Bambang, biaya proyek kereta cepat bisa mencapai Rp 200 triliun. Adapun untuk pengembangan kereta cepat di Indonesia, kata Bambang, yang paling mungkin dikembangkan koridor Jakarta-Surabaya. "Yang paling masuk akal Jakarta-Surabaya itu," kata Bambang.

Terkait tarif kereta cepat, kata Bambang, harus bisa dibandingkan dengan tarif batas bawah pesawat. Konsep pengenaan tarif kereta cepat, mirip dengan tarif kereta bandara. "Di situlah (tarif batas bawah pesawat) dia bermain," kata Bambang. (Tempo.co/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru