Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 Juli 2026

Petani Biarkan Cabai Membusuk Akibat Harga Rontok

- Selasa, 15 Juli 2014 13:58 WIB
367 view
 Petani Biarkan Cabai Membusuk Akibat Harga Rontok
Jakarta (SIB)- Harga cabai rawit merah di tingkat petani khususnya di Provinsi Jawa TimurĀ  kembali anjlok.

Saat ini, harga cabai rawit di tingkat petani dijual dengan harga Rp 2.000/Kg atau lebih rendah dari posisi minggu lalu sebesar Rp 3.000/Kg.

"Harga cabai kembali anjlok, saat ini di posisi Rp 2.500 hingga Rp 2.000/Kg," ungkap Ketua Asosiasi Agribisnis Cabai Jawa Timur Sukoco, Senin (14/7).

Akibat anjloknya harga cabai, para petani tidak bisa memanen hasil cabai mereka. Salah satu alasannya adalah karena mahalnya ongkos petik cabai dibandingkan harga dari hasil panen cabai. Sehingga ribuan ton cabai dibiarkan membusuk di pohon.

"Ribuan ton membusuk karena petani tidak bisa petik karena anjlok harga cabai dan ongkos petik mahal," katanya.

Sukoco memaparkan untuk membayar ongkos petik cabai, petani harus mengeluarkan uang sebesar Rp 25.000 per 6 jam. Sedangkan hasil petik setiap 6 jam itu hanya didapat cabai sebanyak 8 Kg.

Maka dengan harga cabai saat ini berkisar Rp 2.000-2.500/Kg maka petani hanya bisa mendapatkan uang panen cabai sebesar Rp 16.000/8 Kg.

"Jadi ada selisih Rp 9.000/Kg, sehingga petani rugi kalau mereka metik cabainya. Petani juga memilih untuk tidak menjual cabai mereka karena harga yang sangat rendah ini," katanya. (dtf/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru