Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 Juli 2026

Jajanan di Jakarta Mengandung Bahan Berbahaya

- Jumat, 18 Juli 2014 15:33 WIB
209 view
Jajanan di Jakarta Mengandung Bahan Berbahaya
Jakarta (SIB)- Badan Pengawas Obat dan Makanan Roy Sparringa menyatakan penyalahgunaan bahan berbahaya pada makanan di Jakarta cukup tinggi. "Penggunaan bahan berbahaya untuk pangan olahan bisa mencapai 20 persen," kata Roy saat kegiatan inspeksi mendadak di Pasar Pagi Rawamangun, Kamis (17/7).

Sejumlah bahan berbahaya tersebut antara lain rhodamin B, pewarna tekstil, dan zat pengawet. Kesimpulan ini didapat dari hasil tes laboratorium di lokasi. Sejumlah produk pangan olahan yang diambil sampelnya ternyata positif mengandung zat tersebut.

Contohnya adalah kue cantik manis yang berbahan dasar tepung beras dan biji mutiara. Ketika dilihat sekilas, tidak ada yang aneh pada kue tersebut. Warna merah jambu dari kue itu tidak mencolok. Namun, setelah dites, kue itu positif mengandung rhodamin B. Begitu pula dengan es kolang-kaling yang positif mengandung rhodamin B.

Namun ada juga penganan yang hasilnya negatif dari bahan-bahan berbahaya. Seperti cumi tumis hijau yang dimasak secara alami dengan bumbu dan rempah yang tidak terkontaminasi zat berbahaya.

Yanti, 45 tahun, pemilik warung yang sampel cumi tumisnya diperiksa, mengaku sudah 15 tahun berdagang sayur olahan pada saat Ramadan. Ia mengaku memasak sendiri berbagai lauk, seperti cumi tumis, ikan rendang, ikan asin goreng cabai, kikil tumis, dan brongkos daun singkong. (Tempo.co/i)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru