Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 17 Februari 2026

Hendrik Sitompul: Logistik Cost di Indonesia Kalah Saing dengan Thailand, Sumut Genjot Ekspor Selain CPO dan Karet

Oki Lenore - Minggu, 05 Mei 2024 21:37 WIB
113 view
Hendrik Sitompul: Logistik Cost di Indonesia Kalah Saing dengan Thailand, Sumut Genjot Ekspor Selain CPO dan Karet
(Foto: Dok GPEI /Conrad Naibaho)
Kepengurusan GPEI Sumut: Ketua DPD GPEI Sumut, Hendrik Sitompul, mengibarkan bendera organisasi setelah dikukuhkan menjadi ketua oleh Ketum DPP GPEI Benny Soetrisno disaksikan Ketua Panitia Pengukuhan Paskalis Sitompul, Jumat (26/4) di satu hotel bintang
Medan (SIB)
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Sumut, Hendrik Sitompul, di Medan, Kamis (2/5), mengatakan pihaknya bersinerji dengan pemerintah provinsi Sumut serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut untuk menggenjot mata dagang ekspor selain CPO dan karet.

"Ragam cara telah dan akan dilakukan GPEI. Mulai dari mendatangkan atase perdagangan negara sahabat ke Sumut hingga rencana pembukaan Sekolah Ekspor khusus untuk pelaku perdagangan dan pegiat UMKM. Itu dimaksudkan untuk naik kelasnya UMKM," tegasnya didampingi sejumlah pengurus GPEI Sumut yang baru dikukuhkan Jumat (26/4) di satu hotel bintang lima di Medan.


Menurutnya, Sekolah Ekspor sangat penting karena bisa jadi daya dorong bagi pelaku UMKM, pengusaha ekspor bisa lebih mengenal dan memahami proses ekspor itu. "Kita juga berharap, melalui Ketum GPEI, Sekjen GPEI dan Kadis perindagsu bisa kita buat pusat ekspor, jadi semua komuditas nanti kita pusatkan disatu daerah. Jadi tidak perlu kemana mana dia, hanya datang disatu daerah," harapnya.


Sebelumnya, pada pengukuhan, Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GPEI Benny Soetrisno melantik Drs Hendrik H Sitompul MM sebagai Ketua DPD GPEI Sumut untuk Periode 2023 - 2028. Hadir dalam kegiatan yang diikuti ragam kalangan pelaku dunia usaha itu hadir Pj Gubernur Sumut Hassanudin diwakili Kadisperindagsu dan ESDM Mulyadi Simatupang, Walikota Medan, Sekjen DPP GPEI Toto Dirgantoro, Sejumlah Ketua DPD GPEI, Kadin Sumatera Utara, Kepala Kantor Bea Cukai Belawan, Kepala Kantor Bea Cukai Kuala Namu, Kepala Bea Cukai Sumut, Kepala Karantina Sumut, Direktur Angkutan Lalu Lintas dan Laut, Pelindo, Graha Segara, sejumlah Asosisi diantaranya ALFI, GINSI, APBMI, Sawit, Kopi. Sementara sejumlah asosiasi dari Medan diantaranya Ketua Iwapi Kota Medan, Ketua Ipemi Kota Medan, Ketua HIPMI Kota Medan, Ketua HIPPI Kota Medan, Ketua Apindo Kota Medan dan Ketua AKLI Kota Medan dan Kadin Medan.


Ketua Umum DPP GPEI Benny Sutrisno mengatakan, ekspor dari Sumut jenis holtikultura sayur dan buah buahan. Ekspor Sumut hanya 4 persen dari nasional 6 persen. Dia menyebut logistik cost Indonesia kalah saing dibanding dengan negara tetangga seperti Thailand. "Tentu ini tugas kita bersama, dengan berkolaborasi," harapnya.


GPEI, lanjut Benny, punya dua sekolah ekspor, pertama Jatim, satu lagi dengan menggunakan sekolah ekspor dengan menggunakan zoom yang pesertanya dari Sabang sampai Merauke peserta masing masing lima ratus mahasiswa yang masih duduk di semester lima. Yang kedua kata Benny, GPEI punya ekspor center di Jatim.


Hendrik Sitompul menyampaikan, selaku ketua ekspor siap mendukung untuk meningkat Ekspor di Sumut. "Saya tadi sudah diskusi dengan Kadis Perindagsu dan Kadin Sumatera Utara bagaimana Sumut ini kita menghadirkan atas perdagangan kedutaan Indoensia di luar negeri untuk sharing pengalaman ekspor," tambahnya.


Ketua GPEI Sumut itu berharap Ketum DPP GPEI dan Sekjen DPP GPEI mendorong GPEI Sumut agar meningkatkan ekspor di daerah ini lebih baik lagi. "Itulah harapan kami kepada DPP GPEI agar mendorong kami, untuk kerjasama meningkatkan ekspor. Kami yakin Ketum dan Sekjen DPP GPEI sudah banyak melakukan gerakan gerakan diseluruh Indonesia. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada ketua DPD GPEI se-Indonesia yang sudah hadir disini," jelasnya.


Hendrik Sitompul mengurai, masih banyak UMKM yang harus kita dorong agar naik klassnya. "Saya yakin Bea Cukai juga bisa mendorong ini, Saya yakin Karantina bisa juga membantu, Pelindo juga, para asosiasi juga bisa melakukan gerakan ini. Dengan tingginya ekspor maka devisa kita meningkat," harapnya.


GPEI Sumut, lanjutnya, juga berharap kepada Kadinsu sebagai rumah pengusaha, untuk mendorong semua ini GPEI selaku asosiasi ekspor tetap mendukung.

"Kita berharap Kadinsu sebagai kondakter dapat mendorong pengusaha utk meningkatkan ekspor, Kadiperindagsu sebagai kepala daerah atau pemerintah daerah ikut membantu. Kita pengusaha sangat senang jika kita didampingi kepala daerah atau pimpinan derah, karena kepala daerah mempunyai regulasi, dengan demikian pengusaha dapat meningkatkan ekspor dan selanjutnya akan meningkatkan kinerja pemerintah daerah," jelasnya.


Politisi Partai Demokrat ini menjelaskan, kenapa pelantikan digelar tahun 2024. "Karena kalau tahun 2023 nanti disebut Saya kampanye. Kenapa tahun 2024, agar independen para eksportir terjaga. Saya senang dan bangga mengemban jabatan sudah 2 periode. Intinya kita berharap eksport dari Sumut meningkat, jangan hanya CPO dan karet," harapnya.


Ketua Panitia Pelantikan GPEI Sumut Paskalis Sitompul menyampaikan terimakasih atas kehadiran para undangan. Dan juga yang telah memberi kontribusi. "Kami mohon maaf jika ada kesalahan dalam penyambutan," tutupnya. (**)



Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru