Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 01 April 2026

IHSG dan Rupiah Mengawali Pekan dengan Tekanan Berat

Nelly Hutabarat - Senin, 04 November 2024 23:16 WIB
128 view
IHSG dan Rupiah Mengawali Pekan dengan Tekanan Berat
SHUTTERSTOCK/THAPANA STUDIO
Ilustrasi saham.
Medan (harianSIB.com)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar Rupiah memulai perdagangan awal pekan ini dalam kondisi tertekan, terpengaruh oleh sejumlah sentimen besar yang berpotensi mengguncang pasar keuangan.

Pada penutupan perdagangan Senin (4/11/2024), IHSG turun sebesar 0,34% dan berada di level 7.479,503. Sepanjang hari, IHSG sempat terperosok hingga level 7.415, sejalan dengan pelemahan nilai tukar Rupiah yang sempat jatuh ke 15.760 per dolar AS.

Ekonom dan pengamat keuangan, Gunawan Benyamin, menyampaikan, pada Senin (4/11/2024), nilai tukar Rupiah pada perdagangan hari ini ditutup melemah di posisi 15.750 per dolar AS, dengan posisi terkuatnya berada di level 15.715 per dolar AS.

Dibandingkan dengan bursa-bursa Asia lainnya yang cenderung menguat, IHSG justru melemah di tengah tren positif yang dialami mayoritas pasar Asia.

Sementara itu, Rupiah melemah di tengah penurunan nilai dolar AS terhadap sejumlah mata uang Asia lainnya.

Secara psikologis, banyak pelaku pasar yang memilih untuk berhati-hati dan enggan mengambil risiko hingga hasil pemilihan presiden AS diumumkan. Kondisi ini mengingatkan bahwa AS masih menjadi acuan atau barometer utama dalam pengambilan keputusan investasi bagi pelaku pasar global, terlebih dengan calon presiden petahana yang kembali mencalonkan diri.

Di tengah dinamika politik AS tersebut, harga emas pada perdagangan Senin sore (4/11/2024), menguat ke level 2.742 dolar AS per ons troy, atau setara dengan sekitar Rp1,39 juta per gram. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru