Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 29 Januari 2026

Bobby Nasution Pimpin RUPS Perdana Bank Sumut, Cetak Keputusan Strategis untuk Pertumbuhan

Nelly Hutabarat - Minggu, 23 Maret 2025 21:09 WIB
104 view
Bobby Nasution Pimpin RUPS Perdana Bank Sumut, Cetak Keputusan Strategis untuk Pertumbuhan
Foto: SNN/Dok
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution memimpin RUPS PT Bank Sumut, Rabu (20/3/2025).
Medan(harianSIB.com)

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, untuk pertama kalinya memimpin Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Sumut pada Rabu (20/3/2025). RUPS ini menjadi momen penting dengan kehadiran bupati dan wali kota se-Sumatera Utara, termasuk beberapa kepala daerah yang baru pertama kali mengikuti rapat sebagai pemegang saham daerah.

Sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP), Bobby Nasution memimpin pembahasan berbagai keputusan strategis untuk pertumbuhan Bank Sumut. Salah satu agenda utama dalam rapat ini adalah persetujuan Laporan Keuangan Tahun Buku 2024, yang mendapat opini "Wajar dalam Semua Hal yang Material" dari Kantor Akuntan Publik Hendrawinata, Hanny Erwin & Sumargo.

Selain itu, RUPS juga menyetujui pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) bagi Direksi dan Dewan Komisaris atas pengelolaan Bank Sumut sepanjang 2024.

Dalam keputusan lainnya, pemegang saham menyepakati pembagian dividen tunai sebesar 85% dari laba setelah pajak, sementara 15% dialokasikan sebagai cadangan umum. Langkah ini mencerminkan kinerja positif Bank Sumut dalam mendukung pendapatan daerah dan pembangunan di Sumatera Utara.
Selain itu, anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) untuk 2025 juga disetujui dengan total Rp22 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp18 miliar akan disalurkan langsung ke pemerintah provinsi, kabupaten dan kota, sementara Rp4 miliar dikelola oleh Bank Sumut untuk program sosial lainnya.

Untuk memperkuat permodalan dan ekspansi bisnis, RUPS menyetujui penerbitan Obligasi Senior senilai maksimal Rp1 triliun pada 2025. Penerbitan ini akan disesuaikan dengan kondisi pasar dan kebutuhan likuiditas Bank Sumut guna meningkatkan daya saing di industri perbankan.

Selain itu, RUPS juga memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menyetujui penerbitan saham yang telah disetor penuh oleh pemegang saham. Rencana ini akan dituangkan dalam Notulen Rapat Dewan Komisaris dan didaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM sesuai regulasi.


Sebagai langkah antisipatif terhadap potensi risiko keuangan, Bank Sumut telah menyusun Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) Tahun Buku 2024, sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 5 Tahun 2024. RUPS juga memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik independen dalam audit keuangan tahun 2025.

Dalam strategi permodalan jangka panjang, RUPS menyetujui izin prinsip untuk aksi korporasi melalui Private Placement dengan penerbitan Saham Seri B. Namun, pelaksanaannya masih memerlukan persetujuan lebih lanjut dalam RUPS mendatang.

Dalam pidatonya, Bobby Nasution menegaskan bahwa Bank Sumut harus terus bertransformasi menjadi bank daerah yang lebih kompetitif dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara.

"Bank Sumut bukan sekadar bank milik daerah, tetapi harus menjadi pilar utama dalam menopang pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara. Penguatan modal, efisiensi, dan tata kelola yang baik adalah kunci agar Bank Sumut terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Bobby.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan dana bank secara transparan dan hati-hati agar Bank Sumut tetap solid menghadapi tantangan industri perbankan dan berkontribusi maksimal terhadap pembangunan daerah.

Direktur Utama Bank Sumut, Babay Parid Wazdi, menyampaikan apresiasi atas arahan dan bimbingan Gubernur Sumatera Utara dalam RUPS ini.

"Segala masukan dari pemegang saham sangat berharga bagi kami dalam meningkatkan kinerja Bank Sumut sebagai bank milik masyarakat Sumatera Utara," ujar Babay.

Ia menambahkan, Bank Sumut akan menindaklanjuti seluruh masukan pemegang saham, terutama terkait strategi ekspansi, efisiensi operasional, dan penguatan permodalan. Bank Sumut juga akan memastikan keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kepentingan pemegang saham, termasuk dalam mekanisme pembagian dividen agar tetap memberikan manfaat maksimal bagi daerah.

Keputusan strategis yang dihasilkan dalam RUPS ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan Bank Sumut secara berkelanjutan serta memperkuat kontribusinya dalam mendukung pembangunan ekonomi Sumatera Utara. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru