Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 29 Januari 2026

JPO Stasiun Medan Akan Dibongkar, Akses Masuk Penumpang Dialihkan Mulai 3 September

Duga Munte - Rabu, 27 Agustus 2025 17:05 WIB
124 view
JPO Stasiun Medan Akan Dibongkar, Akses Masuk Penumpang Dialihkan Mulai 3 September
Foto Humas KAI Divre I Sumut
Stasiun Kereta Api Medan.
Medan (harianSIB.com)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mengumumkan akan menutup total Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Stasiun Medan mulai Rabu, 3 September 2025. Penutupan ini dilakukan seiring dengan rencana pembongkaran JPO untuk mendukung proyek strategis pembangunan jalur kereta api layang (elevated track).

Akibat pembongkaran ini, KAI akan memberlakukan penyesuaian alur masuk bagi seluruh penumpang kereta api yang berangkat dari Stasiun Medan.

Manajer Humas KAI Divre I Sumatera Utara, M. As'ad Habibuddin, menjelaskan bahwa rekayasa akses ini perlu diketahui oleh calon penumpang untuk menghindari kesalahan pintu masuk.

"Mulai Rabu, 3 September, akan ada penyesuaian akses masuk bagi para pelanggan kereta api di Stasiun Medan. Ini merupakan dampak dari pekerjaan pembongkaran JPO penumpang yang ada saat ini," jelas As'ad di Medan, Rabu (27/8/2025).

Berikut Rincian Perubahan Akses Masuk Penumpang:

1. KA Sribilah Utama (tujuan Rantau Prapat), KA Putri Deli (tujuan Tanjung Balai), dan KA Siantar Ekspres (tujuan Siantar):
Akses masuk yang sebelumnya bisa melalui Jalan Jawa, kini dialihkan hanya melalui pintu di Jalan Stasiun Kereta Api (sisi Lapangan Merdeka).

2. KA Srilelawangsa (tujuan Bandara Kualanamu dan Binjai):
Akses masuk yang sebelumnya dapat melalui pintu di Jalan Stasiun Kereta Api (sisi Lapangan Merdeka), kini dialihkan hanya melalui pintu di Jalan Jawa.

As'ad menambahkan, pembongkaran JPO penumpang ini merupakan langkah penting untuk mengakomodasi pembangunan jalur layang sekaligus mendukung rencana perluasan Stasiun Medan di masa depan. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan perkeretaapian di Sumatera Utara.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pelanggan selama masa penyesuaian ini. Kami juga memohon dukungan masyarakat agar proyek ini berjalan lancar, karena pada akhirnya semua ditujukan untuk meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan pelanggan ke depannya," tutup As'ad.

Pihak KAI mengimbau para penumpang untuk memperhatikan informasi ini dan datang lebih awal ke stasiun guna mengantisipasi penyesuaian alur yang baru.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru