Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 09 Februari 2026

Dampak Banjir, Harga Kebutuhan Pokok di Binjai Naik

Muhammad Irsan - Minggu, 30 November 2025 13:44 WIB
616 view
Dampak Banjir, Harga Kebutuhan Pokok di Binjai Naik
Foto : harianSIB.com/ M Irsan
HARGA NAIK : Kebutuhan pokok masyarakat cabai merah yang harganya merangkak di Pasar Tavip Binjai, Minggu (30/11/2025).

Binjai(harianSIB.com)

Harga kebutuhan pokok di Pasar Tavip Binjai mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir dan mengalami kelangkaan akibat banjir yang terjadi di daerah setempat.

Berdasarkan pantauan harianSIB.com di pasar tradisional tersebut, beberapa komoditas utama mengalami lonjakan harga cukup tajam.

Salah seorang pedagang di Pasar Tavip Binjai, Jessica Simarmata, mengatakan, saat ini harga cabai merah dijual Rp 80 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp 40 ribu. Sementara bawang merah saat ini dijual Rp 40 ribu per kilogram yang sebelumnya 28 ribu.

" Gara-gara banjir kemarin semua pada hancur sayuran pak," ujar Jessica, Minggu (30/11/2025).

Jessica menyebutkan, akibat kenaikan harga tersebut jumlah pembeli menjadi sepi. Menurutnya, akibat kelangkaan barang, mau tidak mau harga menjadi naik.

" Harapannya kalau bisa harganya kembali normal karena masyarakat juga perlu harga stabil. Pembelipun jadi sepi, barang jadi gak laku karena mahal," ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang warga, Marni, mengaku bingung karena banyaknya kenaikan harga bahan pokok.

" Wah parah bang sekarang mahal, apa-apa serba naik, bahan-bahan pokok naik, bingung kami mau belanja apa," ujarnya.

Marni mengatakan bahwa sepekan yang lalu harga masih normal. Namun, pasca bencana banjir, semua harga-harga pada merangkak naik. Ia berharap pemerintah dapat segera melakukan langkah stabilisasi harga melalui operasi pasar atau membuat pasar murah untuk meringankan beban masyarakat.

" Kalau bisa pemerintah buatlah pasar murah untuk bantu rakyat, biar kami bisa belanja, ini sekarang susah sekali memang, mahal-mahal semua," cetusnya. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru