Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 19 Januari 2026

Andre Tanoto Perluas Investasi Ritel di Singapura, Nilai Transaksi Tembus Ratusan Juta Dolar

Redaksi - Sabtu, 17 Januari 2026 11:21 WIB
323 view
Andre Tanoto Perluas Investasi Ritel di Singapura, Nilai Transaksi Tembus Ratusan Juta Dolar
(harianSIB.com/Dok)
Andre Tanoto.

Singapura(harianSIB.com)

Andre Tanoto, putra sulung konglomerat Indonesia Sukanto Tanoto, dikabarkan terus memperluas portofolio investasinya di sektor properti ritel Singapura melalui kendaraan investasi pribadi yang dikaitkan dengan Altallo Asset Management.

Dalam beberapa bulan terakhir, entitas investasi yang terkait Altallo disebut telah menyelesaikan pembelian empat unit ritel berukuran besar di kawasan HDB Bukit Merah serta lokasi strategis di sekitar stasiun MRT Toa Payoh, Ang Mo Kio, dan Clementi. Nilai transaksi diperkirakan mencapai lebih dari 160 juta dolar Singapura.

Keempat unit ritel tersebut sebelumnya dimiliki Lian Beng Group, yang membelinya seharga sekitar 151 juta dolar Singapura pada 2016.

Selain itu, entitas yang berafiliasi dengan Altallo juga dikabarkan membayar sekitar 90 juta dolar Singapura untuk sembilan properti komersial dan ritel yang sebelumnya dimiliki JBE, yang dibeli dari unit Mercatus milik NTUC Enterprise pada 2024.

Altallo juga disebut tengah melakukan uji tuntas (due diligence) eksklusif terhadap portofolio terbaru berupa 11 aset ritel yang ditawarkan Mercatus pada kuartal keempat 2025. Harga indikatif portofolio tersebut diperkirakan sekitar 307 juta dolar Singapura.

Kabar pasar menyebut Altallo sebagai salah satu calon pembeli potensial i12 Katong, pusat perbelanjaan enam lantai dengan dua lantai basement parkir yang berlokasi di persimpangan East Coast dan Joo Chiat Roads. Properti ini memiliki sisa masa sewa 99 tahun sejak Agustus 1979, dengan harga yang dibicarakan sekitar 370 juta dolar Singapura atau sekitar 1.750 dolar Singapura per kaki persegi untuk luas sewa bersih 212.000 kaki persegi.

Beberapa penyewa utama di i12 Katong antara lain Golden Village, CS Fresh, PS Cafe, dan Core Collective.

Altallo sendiri didirikan pada 2025 dengan fokus utama pada manajemen dana dan dimiliki oleh Roger Tan serta Seah Jun Hao. Namun, pengamat industri menilai sumber modal utama perusahaan tersebut berasal dari keluarga dan investor, yang mayoritasnya diyakini terkait dengan Andre Tanoto, yang kini berusia pertengahan 40-an.

Andre merupakan penduduk tetap Singapura sekaligus warga negara Indonesia. Ia menjadi satu-satunya dari empat anak Sukanto Tanoto yang tidak duduk di jajaran manajemen eksekutif Royal Golden Eagle (RGE), grup usaha global di sektor pulp dan kertas, kelapa sawit, serta energi terintegrasi.

Selain aktivitas investasinya, Andre juga menjabat sebagai Ketua Antica Foundation, sebuah yayasan publik yang bergerak di bidang kemanusiaan dan kegiatan sosial. Kantor yayasan tersebut berada di lantai yang sama dengan Altallo di Gedung Shaw House, Orchard Road.

Empat unit ritel besar yang dibeli dari Lian Beng memiliki luas strata antara 23.960 hingga 30.139 kaki persegi, dengan total luas sekitar 104.800 kaki persegi. Sementara sembilan properti lainnya tersebar di Bukit Merah Central, Aljunied Avenue 2, Hougang Avenues 3 dan 4, Teck Whye Lane, Holland Drive, serta sejumlah ruko di Tampines, Jurong West, dan Clementi, dengan total luas strata sekitar 60.000 kaki persegi.

Adapun portofolio 11 aset ritel terbaru Mercatus mencakup ruang strata di Coronation Shopping Plaza, Bukit Timah Plaza, serta sembilan toko komersial HDB.

Langkah ini dinilai mencerminkan strategi Andre Tanoto dalam memperkuat kepemilikan aset ritel di Singapura, yang masih dipandang memiliki prospek pertumbuhan seiring pemulihan ekonomi dan stabilitas pasar properti di negeri jiran.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Menperin: Investasi Singapura Capai USD 8,44 Miliar
komentar
beritaTerbaru