Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 23 Maret 2026

BEI Tegaskan Keterbukaan Informasi Penjualan DeliPark Mall Medan

Nelly Hutabarat - Sabtu, 24 Januari 2026 06:30 WIB
852 view
BEI Tegaskan Keterbukaan Informasi Penjualan DeliPark Mall Medan
harianSIB.com/Dok
Suasana Pusat perbelanjaan DeliPark Mall di Kota Medan, Jumat (23/1/2026)

Medan(harianSIB.com)

Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan telah menerima dan mempublikasikan keterbukaan informasi resmi dari PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) terkait penjualan aset pusat perbelanjaan DeliPark Mall di Kota Medan. Informasi tersebut telah disampaikan perseroan sesuai ketentuan pasar modal dan diumumkan kepada publik melalui mekanisme keterbukaan informasi BEI.

Kepala BEI Perwakilan Sumatera Utara, Pintor Nasution, mengatakan keterbukaan informasi tersebut telah memenuhi seluruh kewajiban regulasi yang berlaku. "BEI telah menerima penjelasan resmi dari perseroan dan menilai kewajiban keterbukaan informasi telah dipenuhi," ujar Pintor kepada SIB, Jumat malam (23/1/2026).

Menurutnya, berdasarkan penjelasan PT Agung Podomoro Land Tbk kepada BEI, transaksi penjualan aset DeliPark Mall merupakan bagian dari strategi pengelolaan portofolio perusahaan untuk memperkuat likuiditas dan struktur permodalan.

BEI juga menegaskan bahwa transaksi tersebut bukan merupakan transaksi afiliasi maupun transaksi material sebagaimana diatur dalam peraturan pasar modal. Seluruh proses berada dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Juga:
Terkait isu yang berkembang di masyarakat, BEI menekankan bahwa aktivitas korporasi di daerah, termasuk di Provinsi Sumatera Utara, merupakan hal yang lazim dalam dinamika bisnis dan tidak serta-merta mencerminkan kondisi perekonomian daerah secara keseluruhan.

Mengenai pergerakan harga saham APLN pasca pengumuman keterbukaan informasi, Pintor menyebutkan BEI tidak berada pada posisi untuk mengomentari pergerakan saham tertentu karena sepenuhnya merupakan mekanisme pasar. "BEI mengimbau investor agar selalu mengacu pada informasi resmi serta melakukan analisis yang matang sebelum mengambil keputusan investasi," katanya.

Sementara itu, manajemen DeliPark Mall hingga kini belum memberikan keterangan resmi. Humas DeliPark, Vanessa Simajuntak dan Yenny Tarigan, yang dihubungi wartawan melalui pesan WhatsApp pada Jumat sore, tidak memberikan tanggapan lanjutan terkait informasi penjualan DeliPark Mall yang disebut-sebut senilai Rp2,4 triliun.

Di sisi lain, sejumlah pekerja di kawasan pusat perbelanjaan tersebut mengaku telah mengetahui informasi penjualan dari media sosial dan grup percakapan internal karyawan. "Kami sudah tahu DeliPark ini dijual, jadi tidak heran lagi. Katanya hanya tukar guling manajemen," ujar Rani, nama samaran, Jumat malam.

Beberapa karyawan juga menyebutkan jumlah pengunjung DeliPark Mall belakangan mulai meningkat dibandingkan sebelumnya. Namun demikian, sebagian pekerja masih menyimpan kekhawatiran terkait kemungkinan perubahan manajemen. Seorang petugas kebersihan mengaku cemas akan adanya penggantian tenaga kerja. "Kami khawatir juga, takutnya diberhentikan dan diganti pekerja lain. Kami masih menunggu kepastian," ujarnya.

Informasi mengenai penjualan DeliPark Mall sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial dan grup percakapan internal karyawan. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pasar Modal Hadir Sebagai Salah Satu Solusi Finansial Relevan
KIK EBA Dinilai Jadi Alternatif Pendanaan Potensial di Pasar Modal
Peringati Hari Diabetes Sedunia, RSU Haji Medan Ungkap 5.296 Kasus
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Raih “Initiative Award 2025” dari Human Initiative
Pasar Modal untuk Rakyat, BEI Gelar Capital Market Summit & Expo 2025
Rp 70 Miliar Dana Nasabah Sekuritas Lenyap di BCA, Benteng Keamanan Investasi Digital Dipertanyakan
komentar
beritaTerbaru