Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 14 Februari 2026

Indosat Luncurkan SATSPAM+ Ramadan, Klaim Lindungi WhatsApp Call dari Penipuan

Nelly Hutabarat - Sabtu, 14 Februari 2026 07:15 WIB
123 view
Indosat Luncurkan SATSPAM+ Ramadan, Klaim Lindungi WhatsApp Call dari Penipuan
Foto: Dok/Indosat
Peluncuran kampanye IM3 SATSPAM+ Amankan Pejuang Ramadan.

Jakarta(harianSIB.com)

Lonjakan aktivitas digital selama Ramadan kerap diiringi meningkatnya risiko penipuan. Data tahun 2025 menunjukkan kasus penipuan digital pada periode Ramadan naik 34,7 persen. Sebanyak 89 persen terjadi melalui WhatsApp dan 64 persen lewat panggilan telepon.

Menjawab tantangan tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui brand IM3 meluncurkan kampanye "IM3 SATSPAM+ Amankan Pejuang Ramadan" sekaligus menghadirkan perlindungan WhatsApp Call melalui fitur SATSPAM+.

Director & Chief Commercial Officer IOH, Bilal Kazmi, dalam siaran tertulis yang diterima melalui Humas Indosat Medan, Jumat (13/2/2026), menyebut perlindungan dari scam dan spam kini menjadi kebutuhan utama pelanggan.

"Sejak diluncurkan pada Agustus 2025, aktivasi SATSPAM+ tumbuh signifikan. Ini menegaskan bahwa perlindungan dari scam dan spam menjadi kebutuhan utama, terutama saat intensitas komunikasi meningkat selama Ramadan," ujarnya.

Baca Juga:
Fitur SATSPAM+ (Satuan Anti Scam dan Spam Plus) diklaim bekerja secara real-time melindungi pelanggan dari ancaman penipuan melalui SMS, panggilan reguler, hingga WhatsApp Call. Layanan ini didukung teknologi AIvolusi5G yang menggabungkan kecanggihan kecerdasan buatan (AI) dan jaringan 5G.

Beberapa fitur yang ditawarkan antara lain deteksi otomatis nomor mencurigakan, opsi pemblokiran, serta laporan harian yang dapat dipersonalisasi oleh pelanggan.

Peluncuran kampanye ini dimeriahkan penampilan musisi Kunto Aji bersama Agung Karmalogy di Blok M Hub, Jakarta. Rangkaian acara juga digelar melalui kegiatan Bookber SATSPAM+ di Makassar dan Palembang sebagai ajang kebersamaan sekaligus edukasi keamanan digital selama Ramadan.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, termasuk pelanggan di Sumatera Utara, terhadap pentingnya perlindungan data dan keamanan komunikasi di tengah meningkatnya aktivitas digital selama bulan suci. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polsek Medan Kota Tertibkan Penjual Paket Internet Tepi Jalan
komentar
beritaTerbaru