Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 19 Februari 2026

Rupiah Dekati Rp17.000

Nelly Hutabarat - Kamis, 19 Februari 2026 16:22 WIB
131 view
Rupiah Dekati Rp17.000
(harianSIB.com/Dok)
Gunawan Benyamin

Medan(harianSIB.com)

Risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) Bank Sentral Amerika Serikat mengisyaratkan peluang pemangkasan suku bunga masih cenderung ditunda. Pasar menilai kebijakan moneter longgar baru berpotensi dilakukan pada akhir tahun, jika didukung data ekonomi yang memadai.

Analis Pasar Modal Gunawan Benyamin mengatakan, sikap Federal Reserve masih bernada hawkish sehingga suku bunga diperkirakan bertahan lebih lama.

"Pasar melihat peluang pemangkasan suku bunga masih ditunda karena The Fed belum sepenuhnya memberi sinyal pelonggaran dalam waktu dekat," ujar Gunawan kepada wartawan, Kamis (19/2/2026).

Di tengah sentimen tersebut, harga emas dunia pada perdagangan pagi justru menguat ke level 4.974 dolar AS per ons troy atau setara sekitar Rp2,71 juta per gram. Namun, emas berpotensi tertekan jika ekspektasi suku bunga tinggi semakin menguat dalam waktu dekat.

Baca Juga:
Sementara itu, tekanan terhadap Rupiah makin terlihat. Pada sesi perdagangan pagi, mata uang Garuda melemah di kisaran Rp16.920 per dolar AS dan berpeluang menembus level psikologis Rp17.000.

Pelemahan Rupiah diperkirakan membebani pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pada sesi pembukaan, IHSG sempat menguat ke level 8.357, dengan proyeksi pergerakan berada di rentang 8.300 hingga 8.370.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pembangunan Lods Pasar Berbiaya Belasan Miliar Rupiah di Agara Terkesan Dipaksakan
Federal Reserve Pertahankan Suku Bunga Acuan
Bupati Asahan Diduga Terima Ratusan Juta Rupiah Dana Insentif Pemungutan Pajak Daerah Sektor PPJ
Seorang Pemuda Kantongi Jutaan Rupiah dari Bisnis Sandal Jepit Ukir
Sri Mulyani Waspada Rupiah Rp15 Ribu per Dolar AS di APBN 2019
Ini Cara OJK Permudah BUMD dan UKM Masuk Pasar Modal
komentar
beritaTerbaru