Setubuhi dan Aniaya Anak di Bawah Umur, Polres Tanah Karo Amankan Seorang Pemuda
Karo(harianSIB.com)Satuan Reserse Kriminal Polres Tanah Karo melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) menangani kasus dugaan tinda
Medan(harianSIB.com)
Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Utara (DKTPH) menyatakan serapan pupuk bersubsidi pada awal 2026 masih tergolong rendah. Kondisi ini terjadi karena sebagian besar petani masih berada pada tahap pemupukan tanaman.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana DKTPH Sumut, Heru Suwondo, Jumat (20/2/2026), menjelaskan, alokasi pupuk bersubsidi tahun 2026 di Sumatera Utara mencapai 503.780 ton. Rinciannya, pupuk urea 202.258 ton, NPK 241.930 ton, NPK formula khusus 2.181 ton, serta pupuk organik 57.083 ton.
Namun hingga saat ini, realisasi penyerapan masih minim. Serapan urea tercatat 6,62 persen, NPK 6,29 persen, NPK formula khusus 1,38 persen, dan pupuk organik 1,36 persen. Meski demikian, ketersediaan stok pupuk dipastikan masih mencukupi sehingga tidak diperlukan penambahan pasokan.
Sementara itu, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi sepanjang 2025 juga tidak mencapai 100 persen. Faktor yang memengaruhi antara lain keterbatasan daya beli petani, peralihan fungsi lahan dan komoditas, perubahan pola tanam, serta kondisi iklim yang kurang mendukung pada November dan Desember 2025.
Baca Juga:Padahal, pemerintah telah menurunkan harga pupuk bersubsidi. Harga urea turun dari Rp2.250 menjadi Rp1.800 per kilogram, NPK dari Rp2.300 menjadi Rp1.840, NPK khusus kakao dari Rp3.300 menjadi Rp2.640, pupuk organik dari Rp800 menjadi Rp640, dan ZA khusus tebu dari Rp1.700 menjadi Rp1.360 per kilogram. Meski harga lebih terjangkau, serapan belum maksimal.
Sepanjang 2025, penyaluran tertinggi terjadi pada pupuk jenis NPK dan urea. Dari alokasi urea sebanyak 233.254 ton, terealisasi 176.450,5 ton atau 75,65 persen. Sementara NPK dari alokasi 256.166 ton tersalur 218.437,90 ton atau 88,02 persen.
Untuk NPK formula khusus, realisasi mencapai 1.187,80 ton atau 36,77 persen dari alokasi 3.230 ton. Adapun pupuk organik terserap 15,71 persen dari alokasi 46.045 ton.
Distribusi urea terbesar tercatat di Kabupaten Karo dan Simalungun, disusul Deli Serdang, Dairi, serta Langkat. (*)
Karo(harianSIB.com)Satuan Reserse Kriminal Polres Tanah Karo melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) menangani kasus dugaan tinda
Lubukpakam(harianSIB.com)Stok dan suplai bahan kebutuhan pokok masyarakat dalam menghadapi Ramadan dan Idul Fitri tahun ini dipastikan cukup
Sergai(harianSIB.com)Bupati Serdangbedagai (Sergai) H Darma Wijaya menerima audiensi Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Me
Tanjungmorawa(harianSIB.com)Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang berencana merelokasi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM
Jakarta(harianSIB.com)Ketegangan meningkat di kompleks Masjid AlAqsa, Yerusalem, setelah kesepakatan status quo yang selama puluhan tahun m
Jakarta(harianSIB.com)Kejayaan Tesla sebagai pemimpin industri mobil listrik dunia mulai memudar di tengah tekanan persaingan dan penurunan
Medan(harianSIB.com)Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Utara (DKTPH) menyatakan serapan pupuk bersubsidi pada
Medan(harianSIB.com)Rumah pertama selalu jadi impian setiap orang. Maknanya selalu lebih, terlebih di sana ada cinta dan kasih. Rumah bukan
Batubara(harianSIB.com)Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batubara melaksanakan kegiatan sosial "Jumat Berkah" dengan membagika
Simalungun(harianSIB.com)Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (Himapsi) mengajak seluruh masyarakat untuk saling menghormati di bulan su
Medan(harianSIB.com)Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Medan, Fonika Affandi, bersama jajaran Kepala UPT Pemasyarakatan wilayah
Pematangsiantar(harianSIB.com)Satuan Reserse Narkoba Polres Pematangsiantar meringkus dua pria yang diduga terlibat kepemilikan narkotika je