Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 07 April 2026

OJK Dorong Masyarakat Pahami Fundamental Sebelum Investasi Kripto

Nelly Hutabarat - Selasa, 07 April 2026 18:26 WIB
86 view
OJK Dorong Masyarakat Pahami Fundamental Sebelum Investasi Kripto
Foto dok/ OJK)
Suasana pembukaan Bulan Literasi Kripto yang digelar OJK bersama Asosiasi Blockchain Indonesia.

Jakarta(harianSIB.com)

Otoritas Jasa Keuangan bersama Asosiasi Blockchain Indonesia menggelar Bulan Literasi Kripto (BLK) 2026 guna meningkatkan pemahaman masyarakat dan mendorong pemanfaatan aset keuangan digital, termasuk kripto, secara bijak dan bertanggung jawab.

Kepala Eksekutif OJK, Adi Budiarso dalam siaran tertulisnya, Selasa (7/4/2026) menegaskan pentingnya analisis fundamental berbasis data dalam bertransaksi kripto, seiring aktivitas tersebut yang kini telah menjadi bagian dari ekonomi masyarakat.

OJK menilai aset kripto berpotensi menjadi masa depan pasar keuangan sekaligus berkontribusi pada penerimaan negara.

Data Direktorat Jenderal Pajak mencatat penerimaan pajak kripto mencapai Rp796,73 miliar pada 2025 dan meningkat menjadi Rp1,96 triliun hingga Februari 2026.

Baca Juga:
Meski nilai transaksi kripto 2025 tercatat Rp482,23 triliun atau menurun dari 2024, Indonesia tetap menempati peringkat ke-7 Global Crypto Adoption Index 2025 yang menunjukkan tingginya adopsi masyarakat.

Ketua Asosiasi Blockchain Indonesia, Robby menyebut ekosistem kripto nasional memiliki fondasi kuat dengan tiga pilar utama, yakni bursa, pedagang, serta kliring dan kustodi.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Fundamental Perbankan Nasional Tetap Solid di Tengah Tekanan Global
OJK Terbitkan POJK 41/2025, Atur Kantor Perwakilan Lembaga Keuangan Asing
Dana Rp194 Juta Raib, Nasabah BRI Datangi Kantor Redaksi SIB Biro Asahan-Tanjungbalai Minta OJK Turun Tangan
DPR RI Tetapkan Lima Calon Anggota Dewan Komisioner OJK
OJK Sumut Jaga Stabilitas Sektor Jasa Keuangan dan Dorong Ekonomi Daerah
OJK Luncurkan Roadmap Pengembangan Ekosistem Bulion 2026–2031
komentar
beritaTerbaru