Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 29 Juni 2026
Alami Kerugian Besar Akibat Pemadaman

DPD PERPAMSI Sumut Surati PLN Wilayah Sumut Segera Cari Solusi

- Selasa, 11 Maret 2014 17:50 WIB
522 view
DPD PERPAMSI Sumut Surati PLN Wilayah Sumut Segera Cari Solusi
Medan (SIB)- Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonsia (DPD PERPAMSI) Sumatera Utara secara resmi menyurati General Maneger (GM) PT. PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara guna mencari solusi terbaik menangani masalah pemadaman yang mengakibatkan kerugian besar bagi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di daerah ini.

Surat yang ditandatangani Ketua DPD PERPAMSI Sumatera Utara Zaharuddin Sinaga, SE dan Sekretaris Drs. Indar Muda Dongoran, SE bernomor 22/DPD-SU/III/, tanggal 10 Maret 2014 bersifat penting itu selain kepada General Maneger (GM) PT. PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara juga disampaikan kepada Gubernur Sumatera Utara, Bupati/Wali Kota se Sumut, Direksi PT. PLN di Jakarta, dan PDAM kabupaten/kota se Sumut.

Menurut  Zaharuddin Sinaga,  didampingi sekretaris Indar Muda Dongoran di Medan, Minggu (9/3), sesuai dengan prihal surat, ada beberapa hal penting yang perlu menjadi perhatian serius dan segera untuk ditindak lanjuti oleh PT. PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara.

Bahwa akibat pemadaman listrik, peralatan teknis dan sistem teknis operasional PDAM tidak dapat bergerak secara maksimal. Dampak lain akibat dari pemadaman listrik tersebut pelayanan di setiap PDAM Kabupaten/Kota sama sekali tidak optimal menyebabkan tingkat komplen para pelanggan semakin meningkat.

Jika menggunakan genset sebagai upaya alternatif mengganti listrik, kata Sekretaris DPD PERPAMSI Sumatera Utara Indar Muda Dongoran, sangat berdampak pada peningkatan beban biaya operasional termasuk biaya BBM (bahan bakar minyak) serta maintenance di setiap PDAM kabupaten/kota.

Selain menambah besar biaya operasional, penggunaan genset juga tidak dapat maksimal menggerakan pompa-pompa, sehingga pendistribusian air untuk sampai ke pelanggan juga tidak maksimal, apalagi dengan pemadaman listrik sangat rentan terhadap kerusakan mesin. 

Indar juga menyebutkan, saat ini kondisi keuangan PDAM Kabupaten/Kota se Sumatera Utara 60 % kurang sehat dan sakit, sebagai mana hasil audit BPK/akuntan publik atas laporan keuangan. Justru, dikhawatirkan dengan adanya penambahan biaya operasional akibat pemadaman listrik, kondisi keuangan PDAM akan bertambah sakit.

Mengingat berbagai persoalan tersebut, DPD PERPAMSI Sumatera Utara mendesak General Maneger (GM) PT. PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara segera memberi solusi terbaik bagi PDAM Kabupaten/Kota se Sumatera Utara guna menjaga keberlangsungan pelayanan.

Zaharuddin menyebutkan  bahwa air  merupakan kebutuhan  hidup manusia yang sama sekali tidak dapat dihindari, oleh karena itu pelayanan demi memenuhi itu harus semakin ditingkatan dan itu memerlukan sokongan semua pihak termasuk PLN.

Zaharuddin dan Indar tidak menafikan bahwa jika dipilih mana lebih penting air dari pada makanan, kecenderungan orang akan memilih air. Akan tetapi, dalam hal ini air tidak dapat didistribusikan kepada pelanggan tanpa listrik.

Ketua dan sekretaris DPD PERPAMSI Sumatera Utara optimis GM  PT. PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara mampu mencari solusi terbaik dalam upaya membantu PDAM se Sumatera Utara mendistribusikan air kepada pelanggan. (R10/w)


 Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru