Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Irjen Ari Dono Resmi Jabat Kabareskrim, Komjen Anang Pensiun

- Rabu, 01 Juni 2016 09:20 WIB
361 view
Irjen Ari Dono Resmi Jabat Kabareskrim, Komjen Anang Pensiun
Jakarta (SIB)- Irjen Ari Dono Sukmanto resmi menjabat sebagai Kabareskrim Polri. Ari menggantikan Komjen Anang Iskandar yang telah memasuki masa pensiun.

Upacara serah terima jabatan pimpinan Bareskrim ini digelar di Rupatama Bareskrim Polri, Selasa (31/5). Kapolri Jenderal Badrodin Haiti memimpin langsung upacara ini.

"Sumpah yang akan saudara ucapkan disaksikan yang hadir di sini dan Tuhan yang Maha Kuasa. Bersediakah saudara-saudara bersumpah sesuai agama masing masing?" kata Kapolri memimpin sumpah jabatan.

"Bersedia," jawab tujuh pati yang menjalani sertijab.

Selain Komjen Anang, Irjen Sabar Rahardjo yang menjabat Asisten Sumber Daya Manusia Kapolri jadi Pati SSDM Polri juga memasuki masa pensiun.
Sementara itu, serah terima jabatan juga terjadi di lingkup Kapolda. Kapolda Jabar Irjen Jodie Rooseto menjadi Asisten Sumber Daya Manusia Kapolri. Posisinya akan digantikan Irjen Bambang Waskito yang sebelumnyanya bertugas di Widyaiswara Utama Sespim Polri Lemdikpol.

Brigjen Arief Sulistyanto yang menjabat Kapolda Kalbar hari ini resmi menjadi Sahlijemen Kapolri. Kapolda Kalbar dijabat Brigjen Musyafak yang sebelumnya menjabat Kapolda Jambi.

Adapun posisi Kapolda Jambi yang ditinggalkan Musyafak diisi oleh Brigjen Yazid Fanani. Yazid sebelumnya menjabat Dirtipidter Bareskrim Polri.
Selain itu, Kapolri juga melantik Kapolda Sulawesi Barat yang baru, yaitu Brigjen Lukman Wahyu Hariyanto. Lukman sebelumnya menjabat Karoprovos Div Propam Polri.

Kapolri Badrodin Haiti mengamanatkan kepada Kabareskrim Irjen Ari Dono bahwa penegakan hukum harus untuk kepentingan keadilan. Bagaimana maksudnya?
"Adil yang dibentuk berdasarkan criminal justice system. Adil menurut hukum bukan menurut perorangan," kata Badrodin.

Sehingga, lanjut Badrodin, belum tentu adil menurut hukum sama dengan keadilan menurut masyarakat. Sebab dalam criminal justice itu, prosesnya dimulai dari penyidikan, penindakan sampai penuntutan sampai peradilan.

"Karena sampai di peradilan itulah ada ruang untuk membela apakah dia bersalah, atau tidak sehingga mempengaruhi keyakinan hakim untuk mengurus perkaranya," ucapnya.

Badrodin mengatakan, penanganan sejumlah kasus di Bareskrim yang belum selesai seperti kasus mobile crane Pelindo 2, TPPI dan lainnya juga menjadi perhatian khusus untuk dirampungkan.

"Ya jelas (Jadi atensi khusus). Bahwa itu adalah bagian tugas yang harus diselesaikan," ujarnya.

Lalu, apa harapan Kapolri terhadap Kabareskrim baru?

"Sudah saya sampaikan bahwa tujuan dari penegakan hukum adalah keadilan menurut hukum. Tidak ada kepentingan yang lain. Apa kepentingan media atau kepentingan pribadi," urainya.

Pesan Khusus Kapolri
Sejumlah pesan khusus diberikan Badrodin ke Ari Dono yang akan memimpin korps reserse.

"Dengan wawasan dan pengalaman jabatan Anda sebelumnya tentu akan membantu meningkatkan kinerja Polri, peka dan responsif ke setiap penegakan hukum terutama yang jadi perhatian publik, respon cepat," kata Badrodin.

"Penegakan hukum hanya untuk kepentingan keadilan, tidak boleh ada kepentingan lain," sambungnya.

Badrodin juga menyampaikan bahwa Bareskrim yang berslogan Sidik Sakti Indera Waspada itu merupakan garda terdepan Polri dalam penegakan hukum. Badrodin memerintah Ari Dono untuk melaksanakan tugas dengan tanggung jawab dan loyalitas yang tinggi.

"Setiap proses penegakan hukum harus akuntabel dan transparan, program yang belum dilaksanakan dilanjutkan, termasuk pembenahan di internal dan kurangi komplain masyarakat," tutupnya.

Lanjutkan yang Sudah Baik
Irjen Ari Dono Sukmanto resmi menjabat Kabareskrim Polri. Ari mengatakan perbaikan dan peningkatan kinerja baik internal maupun eksternal akan segera dilakukan.

"Kapolri tadi mengingatkan untuk perbaiki dalam pelayanan tentunya akan diperbaiki, komplain-komplain dari masyarakat ada tiga masalah. Pertama, aspek penyidik, kedua itu waktu dan yang ketiga beda penafsiran. Itu semua akan kita coba selesaikan satu per satu," kata Ari.

Ari juga menjabarkan soal visi dalam waktu terdekat ini yaitu meningkatkan pelayanan dengan menindak tegas anggota yang nakal dan mengadakan pelatihan bagi penyidik. "Untuk keluar (eksternal) tentunya kita sudah dekat dengan hari raya Idul Fitri, para spekulan (Sembako) lah sasaran kita," ujarnya.

Ari menegaskan akan menindak para spekulan. "Harus bisa dan berani. Kenapa tidak berani, targetnya kalau ada bukti ya kita hajar," ujarnya.

"Tidak ada yang sulit kalau ada buktinya," sambungnya.

Ketika ditanya perubahan apa yang akan dilakukan sebagai Kabareskrim, Ari mengatakan, "Tidak ada. Pak Anang sudah bagus, jadi saya akan melanjutkan apa yang sudah baik dan yang belum dilaksanakan kemarin itu akan kita tindak lanjuti," ujar Ari. (detikcom/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru