Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 23 September 2026
Bahas Percepatan Kemajuan Danau Toba

Bishop GKPI Pdt Oloan Pasaribu MTh Harapkan Kementerian Terkait dan Pemerintah Daerah Duduk Bersama

* GKPI Senantiasa Serukan Pentingnya Menjaga dan Melestarikan Lingkungan
- Sabtu, 11 Juni 2016 09:30 WIB
887 view
Bishop GKPI Pdt Oloan Pasaribu MTh Harapkan Kementerian Terkait dan Pemerintah Daerah Duduk Bersama
Pdt Oloan Pasaribu MTh
Pematangsiantar (SIB)- Bishop GKPI Pdt Oloan Pasaribu MTh mengharapkan pemerintah pusat melalui kementerian terkait dan pemerintah kabupaten yang ada di sekitar kawasan Danau Toba   duduk bersama elemen masyarakat, tokoh agama/pimpinan agama dan masyarakat sekitar, untuk membahas berbagai hal sebagai langkah dan solusi dalam percepatan pembangunan dan kemajuan kawasan Danau Toba.

"Dengan duduk bersama, nanti akan ada upaya konkrit yang harus dilakukan  segera, demi percepatan pembangunan dan kemajuan kawasan Danau Toba.
Harapan Kementerian  Pariwisata atas dukungan dari pelayan gereja untuk turut menyuarakan dan menyosialisasikan kemajuan kawasan  Danau Toba dan dukungan terhadap pembentukan Badan Otorita Danau Toba, patutlah diapresiasi dan ditindaklanjuti. Karena kalau ada dukungan  warga dan pelayan gereja, rencana pengembangan kawasan Danau Toba akan semakin mudah dipahami dan  diterima  warga jemaat", katanya kepada SIB, Kamis (9/6).

GKPI, lanjut Pdt Oloan Pasaribu,  tetap menyerukan kepada para pelayan gereja untuk senantiasa menyuarakan pentingnya kepedulian dan perhatian dalam upaya pelestarian lingkungan khususnya kawasan Danau Toba.

Demikian juga bagi para pelayan gereja, khususnya di GKPI, lanjutnya,  senantiasa menyerukan dan berpartisipasi dalam upaya melestarikan , menjaga ekosistem dan kebersihan serta turut bertanggungjawab terhadap alam sekitarnya.

"Danau Toba merupakan anugerah yang sangat indah di Sumatera Utara, sehingga sudah sepatutnyalah warga , khususnya  warga jemaat  turut peduli menjaga kelestariannya, sehingga keindahan Danau Toba  semakin terpancar ke seantero dunia", katanya.

Dalam upaya memajukan dan mengembangkan Danau Toba diperlukan dukungan maupun komitmen bersama serta tidak bisa berjalan dengan sendiri-sendiri.
Haruslah didukung dengan kerja keras dan karya nyata , juga dibangun dengan keseriusan dan kesungguhan . Sehingga hasilnya dapat semakin dirasakan dan dimaknai.

Hal terpenting yang harus diperhatikan, menurut Pdt Oloan Pasaribu adalah soal perilaku sebagai salah satu daya tarik wisatawan untuk berkunjung.
Diharapkannya agar masyarakat senantiasa menjaga perilaku, sehingga menjadi  daya tarik  bagi pengunjung Danau Toba.

"Kesadaran wisata dari masyarakat sekitar haruslah dimunculkan dan diperlihatkan dalam upaya memajukan Danau Toba , demikian juga dengan sikap keramahan dan keakraban haruslah terjalin. Juga harus diperhatikan sarana dan prasarana yang ada maupun kondisi infrastruktur, sebagai pendukung dan daya tarik bagi calon wisatawan yang akan berkunjung. Apabila kondisi infrastruktur  seperti jalan  semakin membaik, maka diperkirakan tingkat kunjungan akan semakin meningkat . Namun sebaliknya, jika kondisi jalan banyak yang rusak, maka calon wisatawan akan enggan bahkan mengurungkan niat untuk mengunjungi Danau Toba", katanya. (C03/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru