Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 01 April 2026

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1438 H pada Sabtu 27 Mei 2017

- Sabtu, 27 Mei 2017 10:33 WIB
456 view
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1438 H pada Sabtu 27 Mei 2017
SIB/Danres Saragih
TELEKONFERENSI: Wagubsu Dr Nurhajizah Marpaung SH MH, Kakanwil Kemenag Sumut Drs H Tohar Bayoangin MAg, Kepala BMKG Wilayah I Medan Edison telekonferensi dengan Tim Hisab dan Rukyat Pantai Binasi, Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli tengah, Jumat (26/ 5)
Jakarta (SIB) -Pemerintah menetapkan tanggal 1 Ramadan 1438 Hijriah jatuh hari ini,  Sabtu (27/5).  Keputusan ini berdasarkan sidang isbat di kantor Kementerian Agama (Kemenag) kemaren malam.

"Awal sidang kami dapat laporan setidaknya dari 4 titik, mereka petugas yang berpengalaman. Kami mendapat laporan mereka di NTT, Sulut, Jatim, dan Kepulauan Seribu berdasarkan laporan mereka melihat hilal. Maka dengan 2 hal tadi seluruh peserta sidang malam ini memasuki Ramadan, besok pagi (hari ini,red) kita akan mengawali puasa," ujar Menteri Agama Lukman Saifuddin di kantornya, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (26/5).

Metode yang digunakan pemerintah untuk menentukan awal Ramadan menggunakan metode rukyat dengan melihat posisi hilal. Rukyat dapat dilakukan dengan mata telanjang atau teleskop dan dilihat setelah matahari terbenam atau waktu magrib.

Sore ini, Menag menerima paparan posisi hilal dari pemantau di 33 provinsi. Usai menerima paparan, Menag memimpin sidang isbat secara tertutup seusai salat magrib. Ada 84 lokasi pemantauan hilal.

Sejumlah perwakilan turut hadir dalam sidang isbat. Mereka di antaranya perwakilan dari PBNU, PP Muhammadiyah, MUI, wakil ketua Komisi VIII DPR Iskan Qolba Lubis, dan imam besar Istiqlal Nasaruddin Umar.

Hilal Tidak Tampak dari Kantor Gubsu
Sementara itu, pengamatan rukyatul hilal yang dilaksanakan di lantai IX Kantor Gubsu dan Pantai Binasi Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah, hilal tidak nampak untuk menentukan 1 Ramadan 1438 H. Maka 1 Ramadan 1438 H ditentukan pada Sabtu 27 Mei 2017 berdasarkan kriteria Ikmal Ramadan.

Demikian kesimpulan sidang Isbat Tim Hisab dan Rukyat Provsu yang dilaksanakan di Anjungan Kantor Gubsu Jalan Diponegoro Medan, Jumat (26/5) yang dihadiri Wagubsu, Balai Meteorologi Klimatologi  dan Geofisika (BMKG) serta utusan Ormas Islam.

Kepala BMKG Wilayah I Medan Edison mengatakan, matahari terbenam pukul 18.39 WIB, sementara bulan terbenam pukul 18.33 WIB, sehingga bulan tidak tampak karena duluan terbenam dari matahari. "Bukan itu saja, pengamatan dari Medan juga terhalang karena banyaknya kabut dan Bukit Barisan sehingga ketika diteropong tidak tampak karena tertutup awan," ujar Edison.

Sementara itu Kakanwil Kemenang Sumut Drs H Tohar Bayoangin MAg mengatakan, hasil sidang isbat  itu  telah dilaporkan ke Menteri  Agama sebagai pertimbangan penentuan 1 Ramadan 1438 H.

"Memang tahun ini Pemprovsu telah memberikan peralatan yang lebih canggih baik yang digunakan di Kantor Gubsu dan juga Sorkam tetapi karena udara berkabut maka bulan tidak nampak," jelasnya.

Sementara itu Gubsu diwakili Wagubsu Dr Nurhajizah Marpaung SH MH mengatakan, perbedaan penetapan 1 Ramadan 1438 H jangan dibuat perpecahan, tetapi dijadikan sebagai kebersamaan, tetapi bagaimana kita dapat beribadah dengan baik di hari yang suci ini. "Memang dari kemarin kita sudah berupaya untuk melihat hilal tetapi ternyata agak mendung sehingga hilal gelap sehingga tidak terlihat," ujarnya. (detikcom/A12/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru