Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 01 April 2026

Gagal Belajar Debus, Sejumlah Warga Tangerang Dilarikan ke RS

* 14 Murid Terluka saat Cuci Tangan dengan Air Keras
- Senin, 27 November 2017 10:27 WIB
853 view
Gagal Belajar Debus, Sejumlah Warga Tangerang Dilarikan ke RS
SIB/INT
Ilustrasi
Tangerang (SIB)- Sejumlah warga Sepatan, Kabupaten Tangerang, dibawa ke rumah sakit. Mereka diduga mengalami cedera akibat percobaan ilmu kebal atau debus.

Kejadian itu dibenarkan Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, AKBP Dedy Supriyadi. Dia menyebut para korban berjumlah sekitar 5 orang.
"Benar, karena belajar ilmu kebal. Korban kurang lebih 5 orang," kata Dedy saat dikonfirmasi, Minggu (26/11).

Dedy mengatakan korban mengalami luka di bagian tangan. Pergelangan dan telapak tangan mereka melepuh akibat kejadian itu.

"Seluruh korban mengalami luka melepuh pada kedua telapak dan pergelangan tangan," lanjutnya.

Belum diketahui berapa jumlah korban yang dibawa ke rumah sakit. Polisi juga belum membeberkan kronologi atau adanya tersangka terkait kasus ini.
"Hari Senin (27/11) akan kita rilis," pungkas Dedy.

Akibat Air Keras
Polisi menyebut ada 14 orang yang mengalami luka akibat belajar ilmu kebal debus di Sepatan, Kabupaten Tangerang. Polisi pun mencari guru yang mengajari para korban tersebut belajar debus.

"Orangnya belum ada, kabur," kata Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan.

Pencarian terhadap guru debus itu pun dilakukan. Awalnya, para korban pun tidak membuat laporan polisi atas kejadian yang berlangsung pada Kamis (23/11) kemarin itu.

"Info Kapolsek lagi dicari, karena awalnya korban juga tidak mau buat laporan," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, 14 orang itu mengalami luka di bagian tangan ketika mempraktikkan ajaran debus dengan mencuci tangan menggunakan air keras. Namun dari 14 orang itu, hanya 7 orang dibawa ke rumah sakit, sisanya diobati di rumah masing-masing.

"Para korban membeli dan mencuci tangan dengan air keras. Setelah para korban mencuci tangan yang dikucur air keras, satu jam kemudian tangan terasa panas dan melepuh," ujar Harry. (detikcom/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru