Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 31 Maret 2026

Sudah Dua Tahun Dinas PU Pera Samosir Tidak Libatkan TP4D Dalam Pengawasan Proyek

* Kasi Intel Kejari Samosir Membenarkan
- Kamis, 30 November 2017 11:00 WIB
771 view
Sudah Dua Tahun Dinas PU Pera Samosir Tidak Libatkan TP4D Dalam Pengawasan Proyek
Edmond Purba
Samosir (SIB) -Sudah dua tahun Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PU Pera) Kabupaten Samosir tidak melibatkan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) dalam pengawasan pekerjaan proyek bernilai ratusan miliar rupiah di daerah itu.

Kasi Intel Kejari Samosir, Edmond Purba, kepada SIB di ruang kerjanya, Rabu (29/11) membenarkan informasi tersebut. "Tidak ada pendampingan maupun pengawalan dari TP4D sejak 2016 sampai saat ini. Dan kita juga tidak mengetahui alasan apa yang menyebabkan pengawalan itu tidak terlaksana," katanya.

Ditambahkannya, tujuan pengawalan itu agar pelaksanaan pekerjaan lebih efektif dan tepat sasaran. Serta dapat mengawasi para kontraktor agar lebih maksimal dan bekerja sesuai prosedur yang telah ditentukan.

Kepala Dinas PU Pera Samosir, Pantas Samosir membantah sudah dua tahun Dinas PU Pera tidak melibatkan TP4D dalam pengawasan pekerjaan proyek. Dijelaskannya, tahun 2016 pihaknya telah melibatkan TP4D dalam pengawasan. Namun, untuk tahun ini tidak melibatkan TP4D karena kesibukan dan melibatkan tim dari Politeknik Negeri Medan.

"Kami berharap dan memohon pengertian TP4D atas hal tersebut. Dan untuk tahun depan kita akan melibatkan TP4D dalam pengawasannya, sehingga diharapkan dapat berjalan dengan baik," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Sekdis PU Samosir, Ihud Simbolon didampingi Kabid Bina Program Frans Boy Naibaho kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (20/10) menegaskan, kerjasasama dengan TP4D tidak ada ikatan waktunya. "Jangan tanya kepada saya terkait ketidakharmonisan TP4D dengan PU Pera. Karena hal itu susah menjelaskannya. Tetapi kami berharap agar para rekanan bekerja sesuai prosedur yang berlaku," katanya. (H06/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru