Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Februari 2026

Ngogesa Sitepu Dicopot, Ahmad Doli Kurnia Jadi Plt Ketua Golkar Sumut

- Senin, 16 Juli 2018 10:09 WIB
603 view
Ngogesa Sitepu Dicopot, Ahmad Doli Kurnia Jadi Plt Ketua Golkar Sumut
SIB/Bukit
WAWANCARA: Plt Ketua DPD Golkar Sumut Ahmad Doli Kurnia diwawancarai wartawan di kantor DPD Golkar Sumut, Jalan KH Wahid Hasyim Medan, Minggu (15/7).
Medan (SIB) -Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar menunjuk dan mengesahkan Wakil Ketua Korbid Pemenangan Pemilu Wilayah Sumatera DPP, Ahmad Doli Kurnia untuk merangkap jabatan pelaksana tugas Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumut menggantikan H Ngogesa Sitepu.

Penunjukan pelaksana tugas Ketua DPD Golkar Sumut yang telah tersebar ke publik, berdasarkan keputusan DPP Partai Golkar Nomor: KEP-316/DPP/GOLKAR/VII/2018, ditandatangani Ketua Umum Airlangga Hartarto dan Sekretaris Jenderal Lodewijk F Paulus pada 14 Juli 2018.

Penunjukan ini berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan DPP karena DPD Golkar Sumut tidak menjalankan keputusan DPP Golkar sebagaimana tertuang dalam surat DPP Golkar Nomor: B-1775/GOLKAR/IV/2018 tentang pelaksanaan Musda Golkar Kabupaten Pakpak Barat dan Kota Tebingtinggi dalam rangka konsolidasi kelembagaan.

Di samping hal di atas, DPD Golkar Sumut dalam penyusunan calon anggota DPRD Sumut tidak berpedoman pada ketentuan yang tertuang dalam petunjuk pelaksanaan DPP Golkar Nomor: Juklak-11/DPP/GOLKAR/V/2018 serta surat Nomor: B-1897/GOLKAR/VII/2018.

Surat itu juga menyebutkan, pelaksana tugas Ketua DPD Golkar Sumut sebagaimana diktum pertama diberikan tugas dan wewenang untuk melakukan konsolidasi internal di DPD Golkar Sumut. Apabila dipandang perlu dapat melakukan revitalisasi kepengurusan DPD Golkar Sumut yang bersifat transisi dalam rangka memersiapkan penyelenggaraan musyawarah daerah luar biasa Partai Golkar Sumut dengan berpedoman pada ketentuan organisasi yang berlaku serta hal-hal lain yang berkaitan dengan program konsolidasi Partai Golkar di Sumut.

Selanjutnya, menandatangani dokumen berkas calon anggota legislatif provinsi dan persetujuan calon anggota legislatif DPRD kabupaten/kota di Provinsi Sumut yang akan didaftarkan dan diserahkan ke KPU setempat serta berkas administrasi lainnya sesuai dengan ketentuan organisasi yang berlaku. Serta menggerakkan roda organisasi Partai Golkar di Sumut dengan melibatkan potensi kader yang ada menghadapi agenda politik ke depan.

Korbid Kepartaian DPP Golkar Ibnu Munzir kepada wartawan sebelum meninggalkan sekretariat DPD Golkar Sumut menyebutkan, penunjukan pelaksana tugas DPD Golkar itu agar roda kepartaian tetap berjalan, apalagi menjelang akhir pendaftaran Caleg ke Komisi Pemilihan Umum tanggal 17 Juli 2018. Dalam kesempatan itu Ibnu Munzir menolak bahwa keputusan tersebut merupakan pencopotan terhadap Ketua DPD Golkar Sumut, Ngogesa Sitepu.

"Bukan pencopotan, tapi pemberhentian sementara. Jadi, agar organisasi tetap berjalan apalagi menjelang penutupan pendaftaran caleg ke KPU di seluruh kabupaten/kota di Sumut, DPP menunjuk pelaksana tugasnya," kata Ibnu di kantor DPD Golkar Sumut, Jalan KH Wahid Hasyim, Medan, Minggu (15/7).

Disinggung alasan DPP melakukan pergantian terhadap Ketua DPD Golkar Sumut, Ibnu enggan berkomentar terlalu banyak. Hanya saja, DPP merasa 'kecewa' dengan adanya keterlambatan penyusunan nama-nama caleg yang bakal didaftarkan ke KPU. "Kita kan tidak mau kalau gara-gara keterlambatan itu mengakibatkan tidak ada caleg kita yang didaftarkan ke KPU. Apalagi, waktunya tinggal dua hari lagi," tuturnya. 

Pelaksana tugas Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Ahmad Doli Kurnia kemudian langsung memimpin rapat pleno pertama bersama sejumlah pengurus DPD Golkar Sumut di antaranya Sekretaris DPD Golkar Sumut Irham Buana Nasution, Bendahara Akbar Himawan Buchari, Wakil Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah 1 (Medan-A) Sabar Samsurya Sitepu, Wakil Ketua DPD Iswanda Ramli serta sejumlah pengurus lainnya.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Doli menyebutkan bahwa penunjukan dirinya sebagai Plt DPD Golkar Sumut merupakan tugas berat. Sebab, Partai Golkar memiliki target besar di Pemilu legislatif 2019. "Untuk Pileg di Sumut kita targetkan 21 kursi di DPRD Sumut," katanya.

Untuk mewujudkan itu, ujar dia, perlu ada konsolidasi secara maksimal. Bahkan, DPP partai saat ini tengah berjuang keras agar elektabilitas Golkar naik sehingga target kemenangan di 2019 bisa terlaksana. "Golkar di Sumut tidak pernah kalah. Dengan alasan agar terkonsolisasi secara maksimal maka DPP memutuskan menunjuk Plt," ujar Doli.

Dalam upaya penyusunan format pencalegan yang bakal didaftarkan ke KPU di seluruh kabupaten/kota di Sumut, Doli meminta seluruh DPD II Golkar untuk segera melaporkan seluruh nama-nama caleg yang akan didaftarkan. "Kita berharap nama-nama caleg yang akan didaftarkan, hari ini (Minggu-red) sudah harus masuk ke DPD Golkar Sumut. Agar nama-namanya segera dibawa ke pusat (DPP) untuk ditandatangani Ketua Umum (Ketum) sehingga maksimal pada hari Selasa (17/7/2018) sudah bisa didaftarkan ke KPU," tegasnya.

Doli mengatakan DPP Partai Golkar mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas apa yang sudah dilakukan Ngogesa Sitepu selama ini. Namun, dengan pertimbangan peningkatan kerja dan organisasi, keputusan ini harus diambil. "Komunikasi dan jaringan antara provinsi dan kabupaten/kota harus baik, begitu juga dengan masyarakat. Karena Golkar tidak pernah kalah di Sumut," ungkapnya. (A17/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru