Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 24 Oktober 2026

Hasto Jadi Sekretaris Timses Jokowi-Ma’ruf, Agus Gumiwang Bendahara

* JK Bersedia Jadi Ketua Tim Penasehat
- Selasa, 14 Agustus 2018 10:54 WIB
327 view
Jakarta (SIB) -Joko Widodo (Jokowi) belum mengumumkan siapa nama ketua tim pemenangannya di Pilpres 2019. Dia akan memutuskan nama tersebut sepulang dari kunjungan kerja meninjau penanggulangan bencana di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Politikus PDIP yang juga menjabat Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, mengatakan Jokowi telah memutuskan beberapa nama pengurus tim suksesnya, di antaranya untuk posisi wakil ketua, sekretaris, dan bendahara.

"Jadi sudah diputuskan oleh Pak Jokowi sebagai capres ya, bukan sebagai presiden. Untuk wakil ketua ada nama Pak Loedwijk, yang sekarang menjadi Sekjen Golkar. Kemudian ada wakil ketua yang lainnya. Sedangkan untuk sekretaris adalah Pak Hasto Kristiyanto, bendahara dari Golkar Pak Agus Gumiwang," kata Pramono saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (13/8).

Namun, lanjut Pramono, untuk posisi ketua tim sukses belum diputuskan Jokowi. Nama untuk posisi tersebut akan diumumkan sepulang Jokowi dari NTB, Selasa (14/8). 

Beberapa nama memang sudah beredar untuk mengisi jabatan tersebut, di antaranya Jusuf Kalla (JK). 

"Ya, semua partai mengusulkan Pak JK sebagai ketua. Tetapi dengan posisi Pak JK yang sekarang ini, apakah nanti sebagai ketua pelaksana atau ketua dewan pengarah, nanti diputuskan oleh Presiden," katanya.

Selain JK, ada nama Gubernur NTB TGH Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) dan Mahfud Md, yang sebelumnya sempat digadang-gadang menjadi cawapres Jokowi. Pramono mengatakan nama-nama tersebut akan diakomodasi oleh Jokowi.

"Ya nama-nama yang memberikan dukungan kepada Pak Jokowi tentunya nanti diakomodir. Tapi sampai hari ini, nama-nama untuk dewan pengarah, ketua dewan pembina, memang sedang difinalkan," katanya.

Lantas, bagaimana dengan Pramono Anung sendiri? Apakah bersedia menjadi ketua tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin?

"Saya lebih baik menjadi penghubung, yang mengerjakan dapur," ucapnya. 

Bersedia Jadi Ketua
Sementara itu, JK ditunjuk jadi ketua tim penasihat Jokowi dan Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. JK mengaku belum menerima pemberitahuan resmi terkait penunjukan dirinya.

"Saya mendengar, tapi saya belum diberi pemberitahuan resmi," ujar JK di PN Jakpus, Jalan Bunggur Besar, Jakarta Pusat, Senin (13/8).

JK mengatakan dirinya setuju jika ditunjuk sebagai ketua tim penasihat. Dengan posisi tersebut JK nantinya dapat memberi pandangan-pandangan.

"Ya kalau penasihat tentu (setuju), kan memberikan pandangan-pandangan," tutur JK.

Namun JK tidak menjelaskan lebih rinci pandangan apa yang akan disampaikannya. "Ya nanti kita lihat," sebutnya.

Sebelumnya, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding menyebut JK ditunjuk jadi ketua tim penasihat Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

"Pak JK ketua tim penasihat, jadi tinggal satu nama," ujar Karding kepada wartawan di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/8).

Ditambahkan Sekjen NasDem Johnny G Plate, Koalisi Indonesia Kerja (KIK) masih mencari satu nama lagi untuk posisi ketua tim penasihat. Akan digelar rapat lanjutan untuk membahasnya.

"Personalia masih terbuka, kita masih ada rapat berikutnya," ujar Johnny. (detikcom/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru