Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 29 Januari 2026

Presiden Inter Milan Erick Thohir Jadi Ketua Timses Jokowi

* Gubernur Banten yang Diusung Demokrat Jadi Tim Penasihat Kampanye
- Sabtu, 08 September 2018 10:49 WIB
722 view
Jakarta (SIB)- Bakal calon presiden yang juga petahana, Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan kapten yang akan memimpin Tim Kampanye Nasional dirinya. Dia adalah Erick Thohir, seorang pengusaha yang juga pemilik klub sepakbola Inter Milan. Sedangkan Jusuf Kalla (JK) jadi ketua dewan pengarah.
"Beliau adalah pengusaha sukses, memiliki media, memiliki klub sepak bola, memiliki skuad basket dan memiliki yang lain lainnya," kata Jokowi kata Jokowi di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (7/9).

Erick merupakan pria kelahiran 30 Mei 1970. Di menempuh studi sarjana dan master di negeri Paman Sam.

Gelar Bachelor of Arts dari Gelndale University, California, Amerika Serikat. Kemudian gelar Master of Business Administration dari California State University.
Sepulangnya ke Indonesia, Erick mendirikan Mahaka Group bersama dengan beberapa rekannya pada tahun 1992. Perusahaan tersebut merambah berbagai bidang, salah satunya adalah media.

Pada tahun 2001, Mahaka Group mengakuisisi salah satu media cetak nasional. Setelah itu Mahaka Group juga merambah ke stasiun televisi hingga radio.
Erick memang menyukai dunia olahraga. Dia pernah menjadi Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) dan juga Presiden Asosiasi Bola Basket Asia Tenggara (SEABA).

Pada tahun 2013 Erick membeli saham mayoritas klub asal Italia, Inter Milan. Dilihat dari situs resmi Inter Milan, Erick masih menempati posisi presiden klub hingga saat ini.

Kecintaannya pada dunia olahraga membuat Erick dipercaya untuk menjadi Ketua Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (Inasgoc). Di bawah kepiawaiannya, gelaran Asian Games 2018 pun menuai pujian baik dari dalam maupun luar negeri.

Rupanya tangan dingin Erick yang juga dekat dengan dunia kaum milenial bikin Jokowi kepincut. Kini Erick ditunjuk untuk jadi Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-KH Ma'ruf Amin.

Jokowi sebelumnya mengatakan hal itu merupakan pilihannya bersama bakal calon wakil presidennya, KH Ma'ruf Amin. Selain itu, Jokowi juga meminta pertimbangan ketua umum partai politik (parpol) pendukungnya.

Tim Penasihat
Sementara itu, Gubernur Wahidin Halim ditunjuk menjadi tim penasihat kampanye pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin untuk di wilayah Banten. Padahal, Wahidin saat Pilgub Banten 2017 diusung oleh Partai Demokrat.

"Gubernur sebagai penasihat tim, personalnya bukan jabatannya. Kita mintakan sebagai tim penasihat untuk Jokowi-Maruf," kata ketua tim kampanye Jokowi-Ma'ruf wilayah Banten Asep Rakhmatullah, kepada wartawan di Kota Serang, Banten.

Penunjukan Wahidin sebagai penasihat tim kampanye, menurut Asep sudah disepakati oleh partai politik pendukung Jokowi-Ma'ruf. Ia sendiri ditunjuk sebagai ketua tim kampanye berdasarkan keputusan partai koalisi.

Meskipun politisi Demokrat, Wahidin menurutnya sudah memberikan persetujuan untuk mendukung Jokowi-Ma'ruf di Banten. Hal ini disampaikan kepadanya pada Jumat (31/8) lalu.

"Pak Wahidin secara pribadi sudah menyampaikan. Bukan dari partainya tapi dari pribadinya beliau siap memberikan dukungan. Saya tidak mencantumkan nama beliau kalau tidak komunikasi dengan saya," tegasnya.

Selain Wahidin, Asep melanjutkan tim penasihat kemenangan Jokowi-Ma'ruf diisi oleh tokoh yang memiliki modal sosial dan keagamaan. Di antaranya ada wakil gubernur Andika Hazrumy yang juga anak mantan Gubernur Atut Chosiyah, Kiai Muhtadi Dimyati, Pimpinan Al Khoriyah Ali Mujahid, mantan bupati Lebak Mulyadi Jayabaya dan salah satu tokoh Banten Irsyad Djuwaili. (detikcom/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru