Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 07 April 2026

Orang Tua Tak Terima Perlakuan Kepala SMKN 1 Siatas Barita Bakar Sepatu Siswa

- Jumat, 12 Oktober 2018 12:29 WIB
2.958 view
Orang Tua Tak Terima Perlakuan Kepala SMKN 1 Siatas Barita Bakar Sepatu Siswa
Drs Samsul Purba
Tapanuli Utara (SIB) -Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (Kacabdisdik) wilayah Humbang Hasundutan (Humbahas) dan Tapanuli Utara (Taput) Drs Samsul Purba mengungkapkan, perlakuan Kepala SMK Negeri 1 Siatas Barita Lysbet Megawaty Simamora yang membakar puluhan sepatu siswanya tidak diterima oleh sebagian orang tua (Ortu) siswa.

"Setelah mengetahui permasalahan tersebut, saya langsung menuju SMK Negeri 1 Siatas Barita bersama Kepala Seksi Ketenagaan SMK, Kepala Seksi Ketenagaan SMA dan Kasubbag Tata Usaha (TU), namun hingga sekarang para orang tua siswa tidak mau menerima permintaan maaf dari Kepsek," kata Samsul Purba ketika dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (8/10).

Samsul mengemukakan, hingga sekarang pihaknya terus melakukan pendampingan terhadap Kepsek agar proses mediasi terhadap siswa, orang tua siswa dan sebagian besar kelompok guru yang tidak setuju dan tidak sepakat dengan tindakan Kepsek tercapai kondisi yang baik sesuai dengan bimbingan dan petunjuk Dinas Pendidikan Provsu.

"Jadi kita tidak melepaskan tanggungjawab, kita tetap mendampingi sekolah tersebut sampai mediasi berjalan dengan baik. Serta menjaga kekondusifan proses kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Untuk itulah kita perlu mendampingi secara melekat kepada Kepsek bersama Komite sekolah," ujarnya.

Dengan demikian, Samsul berharap agar permasalahan sepatu yang dibakar diselesaikan dengan cara kekeluargaan sesuai dengan budaya lokal adat batak. "Kami dari Cabang Dinas Humbahas tetap mengupayakan yang terbaik," ucapnya.

Ditanya terkait sanksi disiplin pegawai, Samsul tidak banyak berkomentar. "Yang pasti kita sudah mengirim surat telaah staf kepada Bapak Gubernur dan kepada bapak Kepala Dinas Pendidikan Provsu. Bapak itulah nantinya yang mengambil bagaimana kesimpulannya," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kamis (27/9), peristiwa tersebut terjadi Sabtu (22/9), awal aksi pembakaran tersebut saat selesai senam pagi kemudian guru-guru di sekolah tersebut melakukan razia kaus kaki yang pada akhirnya Kepala SMKN 1 Siatas Barita Lysbet Megawaty Simamora membakar puluhan sepatu anak-anak sekolah dengan alasan tidak menaati tata tertib sekolah. (G02/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru