Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 17 Februari 2026

Kapolda: Terduga Teroris yang Tewas di Tanjungbalai Jaringan Syaiful

- Minggu, 21 Oktober 2018 10:25 WIB
520 view
Kapolda: Terduga Teroris yang Tewas di Tanjungbalai Jaringan Syaiful
SIB/Usni Pili Panjaitan
JIBOM : Mobil penjinak bom (Jibom) Brimob Polda Sumut parkir di depan rumah terduga teroris yang tewas di Jalan Pukat Kelurahan Perjuangan Kecamatan Teluk Nibung, Jumat (19/10). Sejumlah bom rakitan aktif ditemukan petugas Densus 88 dari dalam rumah pelak
Tanjungbalai (SIB) -Kapoldasu Sumut Irjen Pol Agus Andrianto menegaskan,  terduga teroris yang tewas di Tanjungbalai merupakan jaringan Syaiful dan sasaran pelaku bom bunuh diri Mako Polri dan objek vital.

"Kedua terduga teroris yang tewas ditembak ini kan kelompoknya Syaiful yang ditangkap bulan Mei yang lalu, ini (Syaiful) merupakan DPO," kata Agus kepada wartawan di Mapolsek Teluk Nibung, Jumat (19/10).

Sebelumnya, Mei 2018 Densus 88 Mabes Polri menangkap terduga teroris yang berhasil diketahui keberadaannya di Teluk Nibung, Tanjungbalai. Penangkapan terduga teroris itu berlangsung dramatis, seorang kepala lingkungan terkena sabetan senjata tajam oleh pelaku yang melawan saat ditangkap petugas. Kelompok inilah yang menurut Agus merupakan kelompok yang dipimpin Syaiful, saat itu Syaiful berhasil lolos dan dinyatakan DPO.

Kapolda mengatakan, pasca kejadian ini pihaknya akan mengundang aparat pemerintahan untuk duduk bersama mencegah kejadian serupa. "Kita akan kumpulkan kepala desa, lurah, kepling dan kepala daerah, bahwa mereka ada di sekeliling kita. Tolong kepada aparat terdepan, kepling untuk memonitor wilayahnya masing-masing dan jalin komunikasi dengan masyarakat, utamanya warga yang baru dan warganya yang punya kebiasaan berbeda," ujar Agus mengimbau jajarannya meningkatkan kewaspadaan.

Kedua terduga teroris yang tewas ditembak Densus 88 yakni, ASN dan M alias R alias P, seorang pelaku yang belum diketahui identitasnya berhasil kabur. Sejumlah barang bukti bom aktif yang siap dirakit telah diledakkan petugas Jibom Brimob Sumut, Jumat (19/10) pagi di halaman samping Mapolsek Teluk Nibung.

"Terduga teroris kurang gaul, biasanya dia sering ke musholla. Pernah katanya sama kami bahwa kami tak diurusnya, urusan kami ya kami sendiri mengurusnya. Dia sholat dan sering mengikuti pengajian, masih lajang tapi tak bergaul," ujar seorang warga yang enggan namanya dipublikasikan kepada SIB dan sejumlah wartawan, saat tim Jibom Brimob memeriksa rumah pelaku, Jumat (19/10). (E08/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru