Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 30 Januari 2026

Polsek Medan Labuhan Tembak 3 Penjahat Jalanan

* 2 Wanita Dituding Pelaku Penculikan Anak Dipulangkan
- Rabu, 31 Oktober 2018 10:21 WIB
558 view
Polsek Medan Labuhan Tembak 3 Penjahat Jalanan
SIB/Pally S
DITEMBAK: Tiga pria, kawanan penjahat dengan modus pecahkan dan menggemboskan ban mobil korbannya diamankan di Mapolsek Medan Labuhan, Selasa (30/10) setelah kakinya ditembak polisi.
Belawan (SIB)- Tiga pria berinisial PH (48), FM (22) dan IS (38) berdomisili di Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, kawanan penjahat jalan yang kerap melakukan aksi perampokan dengan modus memecahkan kaca dan menggembosi ban mobil korbannya, ditembak petugas Polsek Medan Labuhan, Selasa (30/10).

Kapolsek Medan Labuhan Kompol Rosyid Hartanto didampingi Wakapolres Pelabuhan Belawan Kompol Taryono Raharja kepada wartawan mengatakan para kawanan penjahat jalanan tersebut terpaksa dilumpuhkan dengan menembak kaki mereka sebab saat akan dilakukan penangkapan berupaya kabur.

Lebih lanjut dikatakannya, menurut catatan pihak kepolisian tiga kawanan penjahat jalanan itu, selama ini kerap melakukan aksi perampokan dengan cara mengikuti calon korban usai mengambil uang tunai dari bank tertentu.

Selanjutnya para pelaku memecahkan kaca mobil atau menggembosi salah satu ban mobil korban dengan menggunakan paku.

Kapolsek Medan Labuhan juga mengatakan, seorang warga yang telah menjadi korban kawanan penjahat jalanan tersebut beberapa bulan lalu, yakni H Erwin warga Pasar 4, Marelan.  

Dalam aksi perampokan terhadap korban, para pelaku berhasil membawa kabur uang milik korban sebanyak Rp 100 juta.

Sebelum PH, FM dan IS dibekuk, pihak Polsek Medan Labuhan terlebih dahulu meringkus teman mereka yakni D.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Medan Labuhan juga menginformasikan hingga saat ini di wilayah kerjanya, belum ada kasus penculikan anak.
Seorang wanita R (48) warga Jalan Bambu, Medan yang pada Senin malam (29/10) ditangkap dan sempat dianiaya warga, karena diisukan telah melakukan penculikan anak, ternyata sedang mengalami gangguan kesehatan.

Setelah pihak kepolisian memintai keterangan sejumlah warga di lokasi kejadian, ternyata tidak benar anak salah seorang warga di Lingkungan 6, Kekurahan Kota Bangun diculik R.

Aksi penganiayaan terhadap wanita tersebut dilakukan karena ada sejumlah warga yang mencurigainya akan melakukan aksi penculikan sebab beberapa kali terlihat hilir mudik di kawasan pemukiman penduduk.

"Keluarga wanita tersebut telah datang dan mengakui kalau R mengalami gangguan kesehatan, sudah kita serahkan kepada pihak keluarga," jelas Kapolsek Medan Labuhan.

Sementara itu, pada Selasa pagi hal serupa juga terjadi di kawasan Kelurahan Kota Bangun. Seorang wanita LA (45) warga Mabar yang juga mengalami gangguan kesehatan, terpaksa diboyong ke Mapolsek Medan Labuhan karena dituding oleh warga akan melakukan penculikan anak, namun wanita tersebut juga telah diserahkan kepada pihak keluarganya. (A8/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru