Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 23 Januari 2026

Embusan Angin Menguat, Kebakaran California Kian Ancam Keselamatan Warga

* Korban Tewas Naik Jadi 31 Orang
- Selasa, 13 November 2018 10:22 WIB
471 view
Washington (SIB)- Para petugas pemadam kebakaran di negara bagian California tengah diliputi kekhawatiran bahwa kobaran api berisiko membesar akibat embusan angin yang semakin kuat sejak Minggu (11/11) waktu setempat. Sebelumnya, jeda angin sempat memberi beberapa peluang untuk menahan laju api di wilayah utara dan selatan California. Meski begitu, pemerintah setempat tetap memperingatkan warga untuk menjauh karena kebakaran bisa menyebar kembali dengan cepat.

Pencarian korban tewas dari kebakaran yang meluluhlantakkan Kota Paradise terus berlanjut, di mana saat ini 31 orang dinyatakan meninggal dunia. Dua orang lainnya turut dilaporkan tewas di kebakaran yang melanda wilayah selatan California, dekat pemukiman elite Malibu.

Ada kemungkinan jumlah itu bertambah karena api masih menjalar ke berbagai wilayah. "Hari ini, ada tambahan enam jenazah manusia yang ditemukan. Sehingga total korban tewas yang kami temukan saat ini menjadi 31 orang. Seluruhnya ditemukan di kota Paradise," kata Sherif Kory Honea dalam jumpa pers, seperti dilansir AFP, Senin (12/11).

Akibat kebakaran yang terjadi di wilayah California utara dan selatan, terlihat asap hitam menyelimuti langit. Di wilayah selatan, api mengancam berbagai rumah dan kendaraan mewah di kawasan elite di pesisir pantai Malibu. Sebanyak dua korban tewas ditemukan di dalam sebuah kendaraan di wilayah itu.

Kebakaran paling mengerikan yang terjadi di wilayah utara pegunungan Sierra, Nevada. Kebakaran itu merusak berbagai infrastruktur dan sebanyak 250 ribu orang mengungsi serta 64 ribu rumah di kota Paradise hancur.

Kepala Pemadam Kebakaran Los Angeles, Daryl Osby mengungkapkan terima kasihnya terhadap para petugas yang telah berjuang untuk menyelamatkan puluhan ribu jiwa serta tempat tinggal mereka. Sebanyak tiga dari 4.000 petugas yang dikerahkan untuk memadamkan api mengalami luka-luka. Angin kencang juga merupakan masalah besar mengapa kebakaran ini sulit diatasi.

"Faktanya adalah jika Anda melihat negara bagian California, perubahan iklim sedang terjadi di seluruh negara bagian. Dan kondisi ini akan terus terjadi di masa mendatang," kata Osby. Osby menambahkan, perubahan iklim yang terjadi kali ini sangat merusak dibandingkan dengan kebakaran yang terjadi beberapa tahun lalu. Kondisi itu juga menyebabkan terjadinya krisis sumber daya untuk membantu memadamkan api.

"Itu memang berdampak pada strategi kami. biasanya kami mengandalkan mitra kami ke wilayah utara untuk datang. Tetapi, mereka harus memadamkan api besar di sana," ujarnya. Oleh karena itu, seluruh petugas pemadam kebakaran di selatan California hanya memiliki kapasitas untuk menyelamatkan kehidupan orang-orang. Sehingga ketika api melanda wilayah mereka, mereka tidak dapat bekerja untuk memadamkan dengan segera hingga menyebabkan kebakaran sudah berlangsung selama tiga hari.

Osby mengatakan seluruh petugas pemadam kebakaran hanya membutuhkan dukungan yang besar untuk memadamkan api. Saat ini mereka sudah mendapat bantuan dari negara bagian tetangga seperti Arizona, Utah, Nevada, dan Washington.

Badan Perlindungan Kebakaran CAL FIRE mengatakan bahwa akibat angin kencang, api sudah membakar lebih dari 45 ribu hektar tanah dan menghanguskan ribuan bangunan. Mereka memperkirakan bahwa pemadaman ini akan memakan waktu selama tiga minggu.

Gubernur California, Jerry Brown telah mengeluarkan perintah evakuasi terhadap seperempat juta penduduk, dan meminta warga tidak mengabaikan perintah itu. "Ini bukan hal yang normal. Ini tidak normal, dan kebakaran seperti ini akan terus terjadi. Tentu saja, dalam waktu 10 hingga 20 tahun mendatang," kata dia kepada wartawan. 

"Sayangnya, ilmuwan terbaik memberitahu kita bahwa kekeringan akan terus meningkat di sini," kata dia menambahkan. CAL FIRE menyebut bahwa kebakaran ini mirip dengan bencana kebakaran paling mematikan yang terjadi di Taman Griffith pada 1993. 

Sementara Sheriff Butte County Kory Honea mengatakan  Otoritas California menyatakan telah mendatangkan antropolog untuk membantu identifikasi korban tewas kebakaran hutan. Honea menjelaskan dia mendatangkan pakar antropologi dari Universitas California di Chico serta menambah tim penyelamat. 

Sebabnya, dalam beberapa kasus jenazah yang ditemukan oleh tim penyelamat hanya tinggal tulang. "Temuan itu sangat menyulitkan kami," terangnya.
 
Dia menuturkan jajarannya telah menempatkan laboratorium DNA portabel, dan menganjurkan warga yang merasa kehilangan keluarganya untuk melapor dan bersedia diambil sampelnya. Sheriff Butte County menyatakan, mereka mempunyai 110 daftar orang hilang. Namun, para pejabat masih menaruh harapan bahwa mereka selamat namun tak bisa menghubungi kerabatnya. (CNNI/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru