Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 23 Februari 2026
Hadiri Pembukaan KTT ke-33 ASEAN

Presiden Jokowi Ingin Makanan Indonesia Intervensi Negara Lain

- Rabu, 14 November 2018 10:16 WIB
429 view
Presiden Jokowi Ingin Makanan Indonesia Intervensi Negara Lain
SIB/Setpres
PEMBUKAAN KTT: Presiden Jokowi bersama Kepala Negara/Kepala Pemerintahan negaranegara ASEAN foto bersama pada pembukaan KTT ke-33 ASEAN, di Suntec Convention Centre, Singapura, Selasa (13/11) sore.
Singapura (SIB)- Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo menghadiri Pembukaan KTT ke-33 ASEAN di Suntec Convention Centre, Singapura, Selasa (13/11) sore.

Tiba di Suntec Convention Centre pukul 17.30 waktu setempat (WS), Presiden dan Ibu Iriana langsung menuju ruang tunggu utama. Sebelum memasuki ruang tunggu, Presiden dan Ibu Iriana berfoto bersama PM Singapura Lee Hsien Loong dan Ibu Ho Ching.

Dari ruang tunggu utama, Presiden dan Ibu Iriana bersama para kepala negara/kepala pemerintahan ASEAN menuju Ceremony Hall, Suntec Convention Centre, Singapura untuk mengikuti acara pembukaan KTT ASEAN.

Selepas mengikuti pembukaan, seluruh kepala negara/kepala pemerintahan ASEAN menuju Plenary 2 untuk menghadiri Presentasi ASEAN Business Advisory Council kepada Kepala Negara/Kepala Pemerintahan ASEAN.

Para kepala negara/kepala pemerintahan ASEAN yang hadir dalam pembukaan KTT ke-33 ASEAN itu adalah PM Singapura Lee Hsien Loong, PM Thailand Prayut Chan-o-cha, Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah, PM Kamboja Hun Sen, PM Laos Thongloun Sisoulith, PM Malaysia Mahathir Mohamad, State Counsellor Myanmar Aung San Suu Kyi, Presiden Filipina Rodrigo Duterte, dan PM Vietnam Nguyen Xuan Phuc. 

MAKANAN INDONESIA
Sebelum menghadiri pembukaan KTT ke-33 ASEAN, Presiden Jokowi terlebih dahulu menyambangi rumah makan khas Indonesia Bebek Goreng Pak Ndut, yang berada di Lucky Plaza, kawasan Orchard Road, Singapura, Selasa siang.

Tiba di Orchard Road, Singapura, pada pukul 15.30 Waktu Setempat (WS), Presiden disambut warga Indonesia yang tengah berada di kawasan tersebut, termasuk di antaranya Wiwi Sulandari, seorang tenaga kerja Indonesia di Singapura.

"Kita mau lihat makanan Indonesia mengintervensi negara lain. Kita nyari makanan-makanan Indonesia. Di sini ada Bebek Tepi Sawah, Sari Ratu ada, Garuda ada di sini. Terus, Sang Pisang masa orangnya di sini warungnya belum ada?" kata Presiden.

Saat santap siang tersebut, Presiden didampingi wartawan dari Tanah Air yang tengah meliput kegiatan Presiden di KTT ASEAN. Presiden memesan menu bebek goreng kremes, sayur asam, tahu, tempe, lengkap dengan sambal bawang dan sambal terasi.

Ketika tengah menunggu pesanannya, Presiden kemudian meminta ajudannya Kolonel Mar. Ili Dasili untuk mengajak warga Indonesia yang tengah menyapa dari luar rumah makan untuk bergabung makan bersama.  "Yang dadah-dadah suruh makan sini, kalau ada tempatnya," ujarnya.

Kesempatan ini tentu tak disia-siakan oleh Wiwi dan beberapa orang lain yang ada di situ. Sambil malu-malu mereka pun masuk, duduk, lalu makan bersama dengan Presiden dan rombongan.

"Senang banget saya enggak menyangka, enggak mimpi apa-apa. Tadi enggak tahu, terus ada yang bilang Presiden RI datang. Terus saya naik susul ke atas ke lantai 1, saya lari ke restoran Indonesia. Harapan saya Indonesia di masa Pak Jokowi lebih maju lagi, lebih baik. Saya gemeteran ketemu Presiden," ucap Wiwi.
Dalam santap siang ini, Presiden didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Duta Besar Indonesia untuk Singapura Ngurah Swajaya, dan Kepala Protokol Negara Andri Hadi. Selain itu tampak hadir juga putra Presiden, Kaesang Pangarep. (Setpres/c)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru