Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 24 April 2026

Siwi Pramugari Dicecar 42 Pertanyaan soal Kasus 'Gundik Garuda'

Redaksi - Selasa, 21 Januari 2020 11:21 WIB
200 view
Siwi Pramugari Dicecar 42 Pertanyaan soal Kasus 'Gundik Garuda'
news.detik.com
Pramugari Garuda Indonesia, Siwi Widi Purwanti telah diperiksa oleh penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
Jakarta (SIB)
Pramugari Garuda Indonesia, Siwi Widi Purwanti telah diperiksa oleh penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Siwi dicecar sejumlah pertanyaan oleh penyidik terkait laporannya soal postingan akun Twitter @digeeembok yang menudingnya 'gundik Garuda'.

Pantauan wartawan Siwi selesai diperiksa di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (20/1), sekitar pukul 16.15 WIB. Siwi diperiksa selama 5 jam sejak pukul 11.00 WIB.

"Tadi klien kami saudara Siwi sudah memberikan keterangannya dalam pemeriksaan yang dilaksanakan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, dengan pengajuan pertanyaan sejumlah 42 pertanyaan," kata Pengacara Siwi, Vidi G Syarief kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta.

Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik menanyakan kepada Siwi terkait postingan akun Twitter @digeeembok. Vidi menegaskan bahwa postingan 'gundik Garuda' yang ditujukan kepada kliennya merupakan fitnah.

Dalam pemeriksaan tersebut, Siwi juga membawa sejumlah bukti di antaranya postingan postingan Twitter akun @digeeembok. Sejauh ini polisi sendiri telah memeriksa 8 orang saksi, termasuk staf Garuda.

"Pada tahap awal sementara ini bukti-bukti yang ada di postingan itu, kemudian juga kami ajukan beberapa saksi untuk bisa membantu penyidik dalami masalah ini. Kita nggak tahu pasti 8 orang siapa aja, tapi terkait pemberitaan itu mungkin aja orang orang di dalam Garuda ya," ujar Vidi.

Siapa
Sementara itu, Siwi menduga pemilik akun melempar tuduhan itu demi mencari keuntungan semata.
"Orang media kali ya, yang nyari keuntungan," Siwi saat ditanya wartawan apakah ada kecurigaan terkait siapa sosok di balik akun tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Siwi setelah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Senin (20/1). Sementara Siwi enggan memberikan komentar lebih banyak terkait pemeriksaannya itu.
"Saya no comment aja ya," ucap Siwi.

Sementara pengacara Siwi, Vidi G Syarief, meluruskan pernyataan Siwi. Menurut Vidi, pelaku hanya ingin mengambil keuntungan dari posting-an yang memfitnah kliennya itu.

"Ya bukan orang media ya, tapi orang yang berkecimpung di bidang bisnis itu ya, kalau kalian tahu Lambe Turah, sekarang ada digeeembok, begitu. Ia ambil keuntungan finansial pasti dari memfitnah dan mem-bully orang baik secara elektronik dan lainnya," kata Vidi.

Seperti diketahui, Siwi sudah 3 kali dipanggil polisi untuk dimintai klarifikasi ihwal laporannya. Pemanggilan pertama berlangsung pada Senin (13/2) lalu, namun Siwi berhalangan hadir karena sedang bertugas terbang ke luar negeri.

Pemanggilan kedua berlangsung pada Jumat (17/1), tapi Siwi kembali tidak hadir dengan alasan ibunya sakit. Siwi kemudian meminta penyidik menjadwal ulang pemeriksaan hari ini.

Sebelumnya, Siwi melaporkan akun @digeeembok setelah muncul posting-an yang menuduhnya sebagai 'gundik Garuda'. Dia merasa nama baiknya tercemarkan atas tuduhan itu. (detikcom/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru