Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 16 April 2026

DPRDSU: Waspadai Virus Corona Mematikan Masuk Sumut, Pemprov Jangan Anggap Remeh

* Pemerintah Harus Berkaca Dari Virus ASF Serang Ternak Babi Gampang Masuk Sumut
Redaksi - Selasa, 28 Januari 2020 10:16 WIB
287 view
DPRDSU: Waspadai Virus Corona Mematikan Masuk Sumut, Pemprov Jangan Anggap Remeh
idntimes.com
Ilustrasi
Medan (SIB)
Anggota Komisi B DPRD Sumut Sugianto Makmur mengingatkan Pemprov Sumut agar mewaspadai masuknya virus Corona yang sangat mematikan tersebut ke daerah ini, karena selain dapat menyebar dengan sangat cepat, virus itu juga telah menyebabkan kematian banyak orang di beberapa negara dunia, terutama di China.

"Untuk itu kita minta Pemprov Sumut jangan anggap remeh menyikapi virus ini. Bekerjalah secara profesional, jangan sampai virus Corona ini masuk daerah," kata Sugianto Makmur kepada wartawan, Sabtu (25/1) ketika dihubungi melalui telepon di Medan.

Seperti diketahui, ujar Sugianto, virus Corona mulai mewabah di Wuhan, China, pada Desember lalu. Para pejabat negara mengatakan virus Corona mungkin berasal dari hewan liar yang dijual di Pasar Makanan Laut Huanan (Huanan Seafood Market) yang berada di pusat kota Wuhan.

Sedangkan gejala dini manusia terjangkit virus Corona diantaranya, bersin, pilek, kelelahan, batuk dalam kasus yang jarang terjadi, demam, sakit tenggorokan, memperburuk asma. "Pencegahan yang sudah dilakukan Tiongkok berupa isolasi Kota Wuhan. Penduduknya tidak diizinkan keluar masuk kota," tambahnya.

Politisi PDI Perjuangan ini mengingatkan pemerintah agar melakukan langkah preventif menyikapi virus tersebut jangan masuk ke tanah air, sebab Indonesia termasuk negara kunjungan turis atau pun pekerja yang cukup banyak dari Tiongkok.

"Semua pelabuhan udara International dan pelabuhan laut harus memberlakukan Biosekurity Check yang ketat. Selain itu fasilitas yang dibutuhkan, untuk melakukan karantina, ruang observasi yang steril di setiap kota harus disiapkan," ujarnya.

Kemudian, katanya, dibentuk dan dilatih tim khusus untuk menangani apabila ditemukan kasus ini. "Jangan lagi terbentur dengan alasan anggaran. Nyawa lebih penting dari anggaran," tegas anggota dewan Dapil Kabupaten Langkat dan Kota Binjai ini.

Menurut Sugianto, satu infeksi yang berhasil masuk ke Indonesia, bisa berakibat sangat buruk, apalagi pelayanan kesehatan belum cukup baik dibanding dengan negara-negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia. "Sebaiknya sediakan payung sebelum hujan," tukasnya..

Sugianto juga berharap pemerintah agar berkaca dari wabah ASF yang menyerang ternak babi berasal dari luar negeri, bisa masuk dengan gampangnya ke Indonesia dan khususnya Sumut. Kini virus Corona ini jauh lebih ganas, bisa menginfeksi binatang dan manusia dan menyebabkan kematian.

" Jadi sekali lagi kita ingatkan pemerintah jangan anggap remeh, bekerjalah secara profesional. Keteledoran sekali ini tidak hanya mengancam nyawa hewan dan kerugian ekonomi tetapi nyawa manusia taruhannya, " ucapnya. (M03/c).
SHARE:
komentar
beritaTerbaru