Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 13 April 2026

Tingkatkan Pelayanan BM, Pelindo 1 Satukan Manajemen BICT dan TPKDB Menjadi TPK

Redaksi - Kamis, 30 Januari 2020 22:54 WIB
305 view
Tingkatkan Pelayanan BM, Pelindo 1 Satukan Manajemen BICT dan TPKDB Menjadi TPK
beritamoneter.com
Ilustrasi
Belawan (SIB)
Untuk meningkatkan pelayanan bongkar muat (BM) barang terhadap para pengguna jasa kepelabuhanan di Pelabuhan Belawan, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) 1 melakukan penataan organisasi dengan menggabungkan manajemen, Belawan International Container Terminal (BICT) dan Terminal Peti Kemas Domestik Belawan (TPKDB), menjadi Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan.

Penggabungan tersebut dilakukan sesuai Peraturan Direksi PT Pelindo 1 Nomor. PR 02/I/6/PI-20TU, tanggal 06 Januari 2020.

“Kebijakan penggabungan manajemen BICT dan TPKDB menjadi satu manajemen menjadi Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan merupakan salah satu upaya dan strategi korporasi dalam memberikan pelayanan yang lebih baik untuk memenuhi customer satisfaction pengguna jasa kepelabuhanan atas layanan jasa bongkar muat peti kemas yang handal dan efisien, juga untuk peningkatan revenue serta efisiensi biaya ,” ujar General Manager (GM) TPK Belawan, Indra Pamulihan, kepada wartawan, Selasa (28/1).

Lebih lanjut dikatakannya, kinerja pelayanan bongkar muat di BICT dan TPKDB mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, produktivitas bongkar muat di BICT tahun 2019 mencapai 54,30 Box/Ship/Hour (B/SH) meningkat dibandingkan tahun 2018 yang sebesar 49,85 B/S/H.

Hal yang sama juga terjadi di TPKDB, produktivitas bongkar muat pada tahun 2019 sebesar 44,16 B/S/H meningkat dibanding tahun 2018 yang sebesar 37,49 B/S/H.

Kunjungan kapal di TPKDB tahun 2019 sebanyak 346 call atau meningkat 4,8 persen dibanding tahun 2018 yakni sebanyak 330 call.
Sedangkan realisasi trafik bongkar muat peti kemas domestik tahun 2019 sebanyak 434.576 box, meningkat 4,6 persen dibanding tahun 2018 yang sebanyak 415.214 box.

Sementara itu, arus kunjungan kapal di BICT tahun 2019 sebanyak 512 call dengan trafik kegiatan bongkar muat petikemas ekspor impor sebanyak 427.338 box atau 558.070 TEUs.

“Setelah penggabungan dua cabang terminal peti kemas menjadi TPK Belawan, dermaga eks BICT, sepanjang 550 meter disebut sebagai terminal A, untuk pelayanan internasional, dan dermaga eks TPKDB dengan panjang 400 meter mejadi terminal B untuk pelayanan domestik," ujar GM TPK Belawan.

Namun menurutnya, tidak tertutup kemungkinan kedua dermaga teraebut digunakan untuk lintas pelayanan antara terminal A dan B, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Beberapa waktu lalu Pelindo 1 telah mendatangkan 5 unit RTG (Rubber Tyred Gantri) untuk mendukung dan meningkatkan pelayanan bongkar muat di TPK Belawan.(M07/c)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru