Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 13 April 2026

Jokowi Perintahkan Segera Evakuasi WNI dari Hubei China

Redaksi - Jumat, 31 Januari 2020 09:20 WIB
190 view
Jokowi Perintahkan Segera Evakuasi WNI dari Hubei China
Foto: SIB/Dok
Presiden Jokowi
Jakarta (SIB)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan agar warga negara Indonesia (WNI) di Provinsi Hubei, China dievakuasi terkait menyebarnya virus Corona. Arahan ini disampaikan ke jajarannya.

Keputusan ini diambil oleh Presiden setelah bertemu dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama dan Kepala BNPB Doni Monardo di ruang tunggu Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, Kamis (30/1) sore.

"Tadi Bapak Presiden sudah memerintahkan agar evakuasi WNI Provinsi Hubei dilakukan segera," ucap Retno usai pertemuan seperti dikutip dari keterangan tertulis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

Skema Evakuasi
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengaku terus melakukan koordinasi dengan pemerintah China dalam hal pemulangan WNI karena wabah Corona. Kemenlu mengatakan saat ini sudah ada titik terang pemulangan WNI.

"Sejauh proses evakuasi, kami terus berkomunikasi dengan otoritas pemerintah Tiongkok, baik di pusat maupun di daerah. Dan dari komunikasi itu, kami sudah melihat titik cerah langkah-langkah yang lebih positif lagi, pada waktunya kita bisa memulangkan saudara-saudara kita," kata Plt Jubir Kemenlu Teuku Faizasyah ketika diskusi FMB 9 di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Faizasyah mengatakan saat ini Kemenlu sedang melakukan proses pra-evakuasi atau pengecekan data WNI yang ada di Wuhan, Provinsi Hubei. Kemenlu mencatat ada sekitar 243 WNI di sana.

"Dari data yang kita dapatkan, ada kurang-lebih 243 masyarakat kita yang ada di Provinsi Hubei, tapi tidak menutup kemungkinan ada juga yang tidak sempat terdata atau tidak melaporkan diri," ujar Faizasyah.

Faizasyah mengimbau para WNI di Wuhan agar melakukan verifikasi dokumen data diri mereka. "Terutama mahasiswa aktif mendata kembali, memverifikasi keabsahan kelengkapan dokumen mereka. Ini yang kita sebut tahapan pra-evakuasi," imbuh dia.
Dia menyebutkan, seusai proses pengecekan, data akan masuk ke tahap evakuasi. Nantinya proses evakuasi tersebut juga akan disertai serangkaian pemeriksaan kesehatan para WNI.

"Memang pada waktunya evakuasi dilakukan nanti kita akan melibatkan tim medis. Tim medis ini akan melakukan asesmen kondisi mereka di tempat dan juga kalau nanti keberangkatan ada yang perlu dikoordinasikan dengan pihak setempat," terang dia.
Faizasyah melanjutkan, para WNI akan menjalani proses asesmen setibanya di Tanah Air. Tak menutup kemungkinan juga proses karantina hingga tim medis menyatakan mereka benar-benar bebas dari virus Corona.

"Saat mereka tiba di Indonesia, akan ada asesmen kembali dan mungkin ada karantina sehingga dapat dipastikan saat mereka kembali ke masyarakat, keluarga mereka dalam kondisi mereka bisa diterima," jelas Faizasyah.

Lebih lanjut, Faizasyah juga menyampaikan saat ini WNI di Hubei tersebar dalam tujuh titik yang berbeda. Menurutnya, pemerintah saat ini masih berusaha untuk melakukan proses pemulangan agar mengerucut menjadi satu titik.

"Mereka (perwakilan di Beijing) memberikan arahan dan harus dimaklumi itu tidak mudah. Pertama untuk keluar masuk yang mengatur logistik dari titik kumpul ke titik pengumpulan. Jika ada satu tempat untuk menjadi tempat pengumpulan, maka ada suatu keharusan dari enam titik ke satu titik. Segala sesuatunya harus diurus dari satu titik lokasi ke tempat penampungan," papar Faizasyah.

Siap Evakuasi
Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan bahwa pihaknya siap mengevakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Wuhan, China. Hadi menyebut TNI menunggu perintah dari Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno LP Marsudi.

"Kami tunggu perintah dari Menlu, iya kan. Ini leading sector-nya kan Menlu, kami yang penting siap kapan Bu Menlu minta bantuan, kita siap," kata Hadi di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta.

Hadi mengatakan TNI juga sudah menyiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk mengevakuasi para WNI dari teror virus corona di Wuhan. Mulai dari pesawat, tenaga medis, sebut dia, sudah disiapkan.

"Kita menyiagakan pesawat. Kemudian juga menyiagakan tenaga medis. Lima hari yang lalu juga saya perintahkan Kapuskes TNI bersama Diskes angkatan menyiapkan peralatan apa saja yang harus dibawa," paparnya.

"Termasuk baju astronot yang putih-putih itu, termasuk juga ruang isolasi itu saya juga minta, termasuk juga untuk memonitor panas tubuh manusia. Itu sudah saya siapkan semua," imbuh Hadi. (detikcom/q)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru