Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 06 September 2026

Pesawat Bawa 69 WNI ABK Diamond Princess Mendarat di Bandara Kertajati

Redaksi - Senin, 02 Maret 2020 10:55 WIB
263 view
Pesawat Bawa 69 WNI ABK Diamond Princess Mendarat di Bandara Kertajati
tagar.id
Pesawat Garuda yang membawa 69 WNI ABK Diamond Princess yang terbang dari Bandara Haneda, Jepang, mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Minggu (1/3) malam.
Majalengka (SIB)
Pesawat Garuda yang membawa 69 WNI ABK Diamond Princess yang terbang dari Bandara Haneda, Jepang, mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Minggu (1/3) malam.
Diiringi hujan gerimis, pesawat Garuda tersebut mendarat di Bandara Kertajati sekitar pukul 23.03 WIB.

Sekitar 200 meter dari depan pesawat lima unit bus tampak di landasan bandara, kelima bus bertuliskan RSPAD Gatot Subroto tersebut rencananya akan membawa WNI ABK Diamond Princess ke Pelabuhan Indramayu.

Para WNI itu langsung disemprot dengan cairan disinfektan, sebelum memasuki bus yang telah disiapkan. Sebanyak lima bus akan membawa para WNI kru Diamond Princess itu.

Mereka dievakuasi menggunakan pesawat Garuda Indonesia, dengan rincian dua orang perempuan dan 67 laki-laki. Proses evakuasi ini juga melibatkan 12 kru pesawat berpelat merah itu, dengan 12 pendamping.

Dinyatakan Sehat
Sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI menyatakan ABK Diamond Princess yang dievakuasi telah dinyatakan sehat oleh pemerintah Jepang.

"Jadi mereka yang berangkat ini, yang dievakuasi sebetulnya sudah mendapat sertifikat status sehat dari otoritas Jepang," kata Menko PMK Muhadjir Effendy kepada awak media di BIJB, Jawa Barat.

Muhadjir menerangkan pemerintah Jepang tak akan memulangkan ABK Diamond Princess jika kondisinya belum dinyatakan sehat. Sebelumnya, menurut dia, sebanyak 68 ABK yang bakal dievakuasi, namun seorang ABK lagi telah dinyatakan sehat.
"Jadi totalnya ada 69 ABK. Semula 68 orang. Rinciannya dua wanita, 67 laki-laki. Kemudian didampingi 11 kru dan 12 pendamping, total ada 92 orang," katanya.

Menurut Muhadjir, para ABK Diamond Princess itu tetap menjalani pemeriksaan lanjutan ketika tiba di Indonesia untuk memastikan tidak ada yang mengarah ke kasus Covid-19. Pihaknya melibatkan tim dari pusat laboratorium penyakit infeksi Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Dari BIJB nanti akan diangkut menggunakan lima bus milik RSPAD Gatot Soebroto yang sudah didesinfektan. Jadi kondisi busnya sudah terbebas dari penyakit," ujar Muhadjir.

Ia menambahkan setelah diangkut menggunakan lima bus, ABK Diamond Princess dibawa menuju ke pelabuhan Indramayu menggunakan KRI Suharso. "Kita juga sambil menunggu hasil dari pemeriksaan VCR yang dilakukan pusat laboratorium penyakit infeksi," kata Muhadjir.

Diperiksa Mendetail
Kendati pemerintah Jepang telah menerbitkan sertifikat sehat terhadap 69 ABK, pemerintah Indonesia tetap memeriksa kesehatan ABK tersebut secara rinci untuk memastikan tidak ada yang mengarah ke kasus Covid-19. Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengatakan 69 ABK bakal didesinfektan sebelum turun dari pesawat saat tiba di BIJB.
"Akan didesinfektan sebelum dibawa ke bus. Di dalam pesawat kita lakukan pemeriksaan mendetail, kita lakukan desinfektan," kata Terawan di BIJB, Minggu.

Menurut Terawan, 69 ABK kembali didesinfektan ketika tiba di pelabuhan Kabupaten Indramayu, Jabar. "Turun dari bus akan didesinfektan lagi. Kemudian, di dalam kapal nanti mereka melakukan pergantian, mandi, ganti baju dan didesinfektan," kata Terawan. (detikcom/q)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru