Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 07 September 2026
Ketahanan Kesehatan Nasional Berperan Penting Hadapi Corona

Pimpinan DPR Minta Mendagri Bentuk Desk Corona

Redaksi - Selasa, 03 Maret 2020 11:23 WIB
154 view
Pimpinan DPR Minta Mendagri Bentuk Desk Corona
netralnews.com
Mendagri Tito Karnavian
Surabaya (SIB)
Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengatakan Indonesia telah melakukan upaya pencegahan terhadap wabah penyakit. Hal itu, kata dia, melalui program Ketahanan Kesehatan Nasional yang dicanangkan sesuai standar WHO.

"Kesehatan adalah hal penting dan milik semuanya. Ketahanan Kesehatan Nasional sudah muncul pada 2017 dan telah disimulasikan sejak lama," ungkap Terawan dalam kuliah tamu bertajuk Ketahanan Kesehatan Nasional di Universitas Brawijaya Jalan Veteran, Kota Malang, Jumat (28/2).

Terawan mengatakan, peran Ketahanan Kesehatan Nasional itu pun kini sudah dapat dirasakan ketika wabah virus corona merajalela. Menurut dia, program tersebut berperan dalam ketahanan masyarakat dalam menghadapi virus corona.

"Kita tidak kena sendiri (Covid 19), ini berkat kuasa Tuhan Yang Maha Esa dan kita telah melakukan The Joint External Evaluation (JEE) Tool dengan bekerjasama dengan WHO," tuturnya.

Beberapa ahli dari WHO, kata Terawan, juga didatangkan untuk menilai kesiapan Indonesia dalam menghadapi wabah penyakit endemik. Hasilnya, Indonesia dinyatakan siap untuk melakukan pencegahan.

"Hasilnya pada 2019, WHO menyatakan Indonesia sudah bisa menghadapi penyakit endemik termasuk dalam melakukan pencegahan. Meski perlu dilakukan penguatan-penguatan dan yang kita lakukan telah sesuai dengan tata cara WHO," ujar Terawan.

Sementara untuk mencegah masuknya virus corona, Terawan mengatakan pemerintah terus memaksimalkan pengawasan di seluruh akses masuk ke negara Indonesia. Seperti diketahui, Indonesia memiliki akses masuk terbesar di dunia yakni sebanyak 132 pintu masuk baik darat, udara dan laut.

Selain itu, kata Terawan, menggalang masyarakat agar hidup sehat melalui rajin cuci tangan, meningkatkan imunitas tubuh serta mengonsumsi makanan dan istirahat yang cukup juga menjadi cara untuk mengantisipasi penyebaran virus mematikan itu.

"Di situlah pencegahan dikuatkan, detil pencegahan tetap sama terhadap masuknya covid-19 dengan mengamankan 132 pintu masuk darat, laut, udara. KKP kami siaga terus dan kedua galangkan masyarakat hidup sehat utk meningkatkan imunitas tubuhnya, cuci tangan, olahraga, makanan dan istirahat yang cukup," pungkasnya.

Bentuk Desk Corona
Sementara itu, Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad meminta Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) untuk membentuk Desk Corona. Desk Corona tersebut untuk mencegah penyebaran virus corona di Indonesia.

"DPR meminta kepada Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) untuk membentuk Desk Corona, tim khusus untuk mencegah penyebaran virus corona di Indonesia," kata Dasco kepada wartawan.

Dasco menjelaskan, Desk Corona tersebut dibentuk Kemendagri untuk berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dan provinsi di seluruh Indonesia. Selain itu, untuk memonitoring dan melakukan pendataan di daerah.

"Desk Corona tersebut dibentuk Kemendagri untuk melakukan koordinasi kepada pemerintah kabupaten/kota dan provinsi di seluruh Indonesia, untuk melakukan monitoring dan melakukan pendataan di daerahnya masing-masing," ujar Politikus Gerindra itu.
Desk Corona kata Dasco, juga untuk layanan pelaporan jika ada warga yang terindikasi terinfeksi virus. Nantinya, tim khusus itu akan menindaklanjuti dan mengkoordinasikan dengan Kementerian Kesehatan.

"Apabila terdapat warganya yang diindikasikan terjangkit virus corona, maka segera melaporkan hal tersebut kepada Desk Corona Kemendagri. Untuk ditindaklanjuti dan dikoordinasikan dengan Kementerian Kesehatan RI. Supaya segera dilakukan pencegahan dini dan penanganan medis lebih lanjut, atau hal-hal lain yang dianggap perlu," tutur Dasco.
"Hal ini saya minta secara khusus, supaya kita dapat mengantisipasi penyebaran virus corona secara dini di Indonesia," pungkas dia. (detikcom/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru