Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 April 2026

Luncurkan Bantuan Tunai 2021, Jokowi: Jangan Beli Rokok !

* Perintahkan Kepala Daerah Awasi Penyaluran Bansos
Redaksi - Selasa, 05 Januari 2021 08:16 WIB
536 view
Luncurkan Bantuan Tunai 2021, Jokowi: Jangan Beli Rokok !
Foto: PelakuBisnis
LUNCURKAN: Presiden Joko Widodo meluncurkan program Bantuan Tunai Tahun 2021 se-Indonesia sebagai jaring pengaman sosial di tengah pandemi Covid-19 serta diikuti oleh para penerima lainnya secara virtual di masing-masing provinsi dengan menerapka
Jakarta (SIB)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan program bantuan tunai se-Indonesia. Jokowi mengingatkan dana bantuan tunai ini harus dipakai penerima dengan baik dan tepat.

"Hari ini di awal 2021 saya meluncurkan langsung bantuan tunai se-Indonesia pada masyarakat penerima, sekali lagi untuk program keluarga harapan, program sembako dan bantuan sosial tunai," kata Jokowi dalam siaran langsung YouTube Setpres, Senin (4/1).

Jokowi menjelaskan bantuan tunai di tahun 2021 akan diberikan kepada masyarakat dalam beberapa tahapan. Dari PKH hingga bantuan sosial tunai diberikan dalam tahapan yang sudah diatur.

"Yang PKH ini dalam 4 tahap melalui Bank Himbara, bank-bank milik negara, kemudian yang program sembako akan disalurkan dari Januari nanti sampai Desember 2021, nilainya sudah disampaikan Bu Menteri Sos Rp 200 ribu per KK per bulan," ucap Jokowi.

"Kemudian bantuan sosial tunai, BST, diberikan selama 4 bulan, Januari, Februari, Maret, April dan nilainya 300 ribu rupiah per bulan per KK," tegas Jokowi.

Jokowi mengharapkan bantuan ini dapat meringankan keluarga-keluarga yang terdampak pandemi COVID. Jokowi juga berharap bantuan ini dapat memicu pergerakan ekonomi.

"Kemudian kita harapkan juga bisa menjadi pemicu untuk menggerakkan ekonomi nasional kita, mengungkit ekonomi nasional kita, memperkuat daya beli masyarakat sehingga kita harapkan pertumbuhan ekonomi nasional menjadi meningkat dan lebih baik," sebut Jokowi.

Jokowi kemudian menekankan kepada para penerima agar memanfaatkan bantuan tunai ini secara tepat. Terkhusus untuk bapak-bapak, Jokowi meminta bantuan tunai ini tak dibelanjakan rokok.

"Kemudian untuk penerima saya pesan, tadi sudah disampaikan oleh Bu Mensos juga, manfaatkan bantuan ini secara tepat. Kalau yang untuk beli sembako ya beli sembako, jangan ada yang digunakan untuk beli rokok," ucap Jokowi.

"Hati-hati, ini yang bapak-bapak terutama, jangan dipakai untuk beli rokok. Belikan sembako sehingga bisa mengurangi beban keluarga di saat masa pandemi ini. Jadi diutamakan untuk memenuhi pokok dan pangan untuk keluarga. Tadi sudah disampaikan juga Bu Mensos. Saya ulang biar jelas semuanya," jelas Jokowi.

TAK ADA POTONGAN
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewanti-wanti agar bantuan sosial (bansos) yang diterima masyarakat nilainya utuh. Jokowi ingin pemberian bantuan sosial tidak ada potongan dalam bentuk apa pun.

"Dan ini saya juga ulang-ulang terus agar bantuan yang diterima ini nilainya utuh, tidak ada potongan-potongan. Supaya diingatkan kepada penerima dan tetangga-tetangga yang tidak datang hari ini, diberi tahu tidak ada potongan-potongan. Karena ini dikirimkan langsung kepada penerima baik nanti lewat bank-bank milik pemerintah maupun lewat kantor pos," kata Jokowi.

Jokowi memerintahkan para menteri dan kepala daerah untuk mengawasi proses penyaluran bansos.

"Oleh sebab itu saya perintahkan kepada para menteri, kepada para gubernur agar mengawal proses penyaluran ini agar cepat, bisa tepat sasaran dan tadi diawasi tidak ada potongan-potongan apa pun. Sehingga dampak ekonomi bisa segera muncul dan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi tentu saja rakyat tidak menunggu terlalu lama," kata Jokowi.

PASTIKAN
Terpisah, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menghadiri secara virtual Peluncuran Bantuan Tunai se-Indonesia Tahun 2021 oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Edy Rahmayadi memastikan bantuan tunai ini akan diterima langsung oleh masyarakat melalui rekening bank ataupun melalui kantor pos. "Kita pastikan ini langsung diterima masyarakat melalui rekening ataupun kantor pos. Pemerintah pusat sesuai arahan Presiden menyalurkan bantuan berupa uang tunai dan tidak lagi dengan sembako dan sebagainya," ucap Edy Rahmayadi di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman No. 41 Medan, Senin (4/1). (detikcom/M11/a)

Sumber
: Hariansib edisi cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
5 Toko di Gunungsitoli Terbakar

5 Toko di Gunungsitoli Terbakar

Gunungsitoli(harianSIB.com)Kebakaran hebat melanda deretan toko di Jalan Gomo, Kota Gunungsitoli, Kamis (9/4/2026). Sedikitnya lima unit tok