Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 April 2026

Jack Ma Menghilang Setelah Kritik Pemerintah China, Spekulasi Terus Bergulir

Redaksi - Selasa, 05 Januari 2021 08:20 WIB
511 view
Jack Ma Menghilang Setelah Kritik Pemerintah China, Spekulasi Terus Bergulir
Foto Dok
Jack Ma
Jakarta (SIB)
Absennya Jack Ma dari penjurian ajang pencarian bakat Africa’s Business Heroes memunculkan spekulasi hilangnya Jack Ma setelah sempat mengkritik pemerintah China 'ketinggalan zaman'.

Jack Ma diketahui tidak lagi muncul di depan publik selama dua bulan. The Telegraph melaporkan bahwa pendiri Alibaba ini digantikan oleh eksekutif Alibaba pada penjurian ajang pencarian bakat bagi wirausaha Afrika.

Gambarnya juga telah dihapus dari situs promosi acara. Juru bicara Alibaba mengatakan bahwa Ma tidak dapat berpartisipasi sebagai juri lantaran masalah jadwal.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ma menyampaikan pidato kontroversial di Shanghai pada 24 Oktober yang mengkritik sistem regulasi China karena menghambat inovasi dan menyamakan aturan perbankan global dengan 'klub orang tua'.

“Sistem keuangan saat ini adalah warisan dari Era Industri… Kita harus menyiapkan generasi baru dan generasi muda. Kita harus mereformasi sistem saat ini,” seperti dikutip dari Yahoo Finance, Senin (4/1/21).

Business Insider melaporkan bahwa Ma juga menyebut bank-bank negara itu sebagai 'pegadaian'. “Hipotek dan jaminan adalah untuk pegadaian, tetapi jika kita bertindak ekstrem dengan hanya mengandalkan aset agunan, perusahaan tertentu akan menjaminkan semua aset mereka, dan tekanan (untuk mereka) sangat besar,” kata Ma.

Tidak beberapa setelah itu, rencana IPO Ant Group Co. senilai US$37 miliar di bursa saham Hong Kong dan Shanghai ditunda, meski telah mendapat lampu hijau dari pengawas sekuritas China. Shanghai Stock Exchange mengatakan terdapat permasalahan pada perubahan kondisi peraturan teknologi finansial.

“Terkadang sulit melihat dengan jelas dan memahami di mana batas Anda. [Ma] punya banyak batasan, yaitu Presiden Xi. Dia tidak akan menang melawannya,” kata Eric Schiffer, CEO Patriarch Organization, perusahaan ekuitas swasta di Los Angeles.

Sepekan setelah pembekuan pencatatan saham perdana, otoritas antitrust mengeluarkan 22 halaman aturan anti-monopoli. Kebijakan ini disinyalir untuk menekan Ma dan pebisnis lainnya agar tidak besar kepala.

Ada juga pedoman baru yang harus dihadapi beberapa konglomerat besar seperti Ant yang terlibat dalam keuangan, serta pemberi pinjaman dan asuransi online.

Jack Ma telah meraup 35 miliar euro setelah menciptakan Alibaba, Amazon versi Asia.

Tak Lagi Terkaya
Tak cuma hilang di acara reality show, Jack Ma juga terpantau vakum di akun Twitter-nya sejak 10 Oktober 2020. Padahal, meski jarang nge-tweet, sebelumnya dia minimal berkicau sekali dalam sebulan lewat akun Twitter-nya.

Setelah memiliki masalah dengan pemerintah China, Jack Ma, yang kini punya kekayaan sebesar 50,6 miliar dolar AS, turun dalam daftar peringkat orang terkaya di China.

Menurut daftar Bloomberg Billionaires Index, posisi Jack Ma kini merosot ke posisi ketiga dalam daftar orang paling sugih di China. Ia telah disusul oleh Zhong Shanshan dan Colin Huang. Huang merupakan CEO dan pendiri pendiri pasar e-commerce Pinduoduo.

Marah
Dalam laporan Wall Street Journal, seorang pejabat tinggi China dengan identitas anonim menyebut Presiden Xi Jinping sangat marah setelah mendengar pidato Jack Ma tersebut.

Presiden Xi terus mempersulit pertumbuhan Ant Group dengan memperketat aturan keuangan secara keseluruhan setelah pasar saham jatuh pada 2015 lalu.

"Hubungan Ant Group dan pemerintah China selalu sangat rumit," kata profesor Cornell University yang merupakan eks kepala divisi Dana Moneter Internasional (IMF) di China, Eswar Prasad.

Prasad menuturkan pidato Jack Ma pada Oktober itu "menjadi pemicu bagi pemerintah untuk bertindak".

Jack Ma diketahui pensiun sebagai pendiri sekaligus direktur eksekutif Alibaba pada September 2019. Kendati sudah tak terlibat dalam operasional perusahaan, Ma menjabat sebagai dewan direksi hingga 2020.

Dia merayakan hari terakhirnya dengan menggelar konser band rock yang dihadiri 40 ribu pegawai Alibaba dan Ant Group. (Bisnis/kumparan/CNNI/d)
Sumber
: Hariansib edisi cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
5 Toko di Gunungsitoli Terbakar

5 Toko di Gunungsitoli Terbakar

Gunungsitoli(harianSIB.com)Kebakaran hebat melanda deretan toko di Jalan Gomo, Kota Gunungsitoli, Kamis (9/4/2026). Sedikitnya lima unit tok