Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 13 April 2026

Kadisdik Sumut : Penundaan Pembelajaran Tatap Muka Keputusan Terbaik

Redaksi - Rabu, 06 Januari 2021 08:58 WIB
681 view
Kadisdik Sumut : Penundaan Pembelajaran Tatap Muka Keputusan Terbaik
Internet
Lasro Marbun
Medan (SIB)
Plt Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Kadisdik Sumut) Lasro Marbun mengatakan keputusan Gubernur Edy Rahmaydi melalui Surat Edaran (SE) Nomor 420/001/2021 yang memutuskan menunda pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) langsung pada awal tahun 2021 sampai waktu yang tidak ditentukan, merupakan kebijakan terbaik mengingat perkembangan pandemi Covid-19 di dunia dan di Indonesia yang masih meningkat drastis.

"Untuk saat ini sesuai situasi, kondisi dan keadaan pandemi Covid-19 di dunia, di Indonesia dan di Sumut, maka yang terbaik demi perlindungan keselamatan dan kesehatan peserta didik serta pemangku kepentingan lainnya di sekolah adalah menunda PTM langsung untuk sementara waktu, "katanya kepada SIB di Medan, Selasa (5/12).

Dikatakannya, prioritas Disdik Sumut di tengah pandemi saat ini adalah keselamatan dan kesehatan seluruh warga sekolah. Maka untuk mendukung pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 , maka pilihan terbaik adalah tetap melakukan pembelajaran baik secara Daring/online maupun Luring.

"Melihat banyak negara maupun beberapa daerah di Indonesia yang ketika membuka pembelajaran tatap muka justru memunculkan klaster baru. Untuk mencegah hal itu terjadi, Disdik Sumut mendukung keputusan Bapak Gubernur . Sambil mencermati situasi dan kondisi, kita di Disdik Sumut akan terus berupaya meningkatkan pelayanan dalam menjalankan tugas-tugas dengan lebih baik lagi. Terkhusus terus mengimbau sekolah-sekolah dan melakukan perbaikan -perbaikan belajar Daring maupun Luring agar dapat berjalan lebih efektif lagi, "katanya.

Sementara itu Ketua Musyawarah Kepala Sekolah (MKKS) Kota Medan, Buang Agus mendukung setiap keputusan yang dikeluarkan Gubernur dan Disdik Sumut dan sambil terus melakukan pembenahan-pembenahan terhadap sistem belajar online yang dilakukan di sekolah SMA negeri/swasta yang ada di wilayah kerjanya.

"Kita terus saling berkoordinasi kepada seluruh Kepala Sekolah terkait pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) selama pandemi ini. Apa yang menjadi kelemahan dan kekurangan, kita akan terus mengevaluasi dan membenahinya. Termasuk sarana dan prasarana yang digunakan, modul dan metode pembelajaran , jaringan, paket internet, piket guru, ketersediaan fasilitas Prokes dan lain sebagainya, "katanya.

Lanjutnya, meski sebenarnya sekolah di Kota Medan sudah siap apabila dilaksanakan PTM, tetapi karena ada SE dari Gubernur untuk menundanya, maka sekolah wilayah Disdik di Medan tetap kembali melakukan pembelajaran secara Daring.

Hal senada disampaikan Kepala SMAN 4 Medan, Ramly. Ia mengatakan bahwa sekolahnya sangat mendukung kebijakan Gubernur Sumut. Karena menurutnya penundaan PTM langsung adalah demi kesehatan dan keselamatan peserta didik.

"Penundaan PTM adalah solusi terbaik saat ini. Kita bisa ketahui bersama bahwa terlebih info dari ahli dan pakar kesehatan bahwa pandemi Covid-19 di lndonesia masih cenderung meningkat.

Untuk itu, mari kita ikuti petunjuk Gubernur selaku Ketua Satgas Covid-19 Sumut. Kita yakin dan percaya keputusan tersebut hasil kesepakatan dari berbagai bidang ahli,"tegasnya. (M20/c)
Sumber
: Hariansib edisi cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru