Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 April 2026

Perbatasan Sumut-Riau Dipasangi Portal demi Cegah Mudik

* 115 Travel Gelap Angkut Pemudik Diamankan
Redaksi - Jumat, 30 April 2021 11:03 WIB
471 view
Perbatasan Sumut-Riau Dipasangi Portal demi Cegah Mudik
(dok. Istimewa)
Portal di perbatasan Riau-Sumut. 
Pekanbaru (SIB) -Polisi menutup akses masuk ke Riau sebelum dan setelah masa larangan mudik Lebaran atau Idul Fitri. Polisi pun memasang portal besi di perbatasan Riau-Sumatera Utara (Sumut).

Kasat Lantas Polres Rokan Hilir AKP David Richardo mengatakan portal itu dipasang di perbatasan kedua daerah pada Selasa (27/4). Pemasangan untuk mempermudah petugas memeriksa kendaraan yang melintas.

"Jadi itu (pemasangan portal) hanya untuk penyekatan ya, dalam rangka pemeriksaan. Kalau sudah sesuai prosedur, rapid antigen dan sebagainya, ya boleh jalan," ucap David, Kamis (29/4).

Pemasangan portal besi dilakukan polisi bersama Satgas Covid-19 Rokan Hilir yang berjaga di wilayah perbatasan, sehingga petugas di lapangan mudah memeriksa kendaraan.

Pengetatan sesuai surat edaran Satgas Covid 2021 itu merupakan adendum SE 13/2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri tahun 1442 H. Termasuk Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19.

"Portal dipasang juga biar tidak ada yang menerobos. Berdasarkan atensi pimpinan juga. Intinya, kalau semua lengkap syarat-syaratnya, silakan saja lewat setelah kita cek," katanya tegas.

Pemeriksaan difokuskan untuk kendaraan umum yang biasa mengangkut penumpang. Termasuk kendaraan pribadi yang tak dilengkapi syarat sesuai ketentuan yang berlaku selama larangan mudik.

"Semua kita periksa, prioritasnya angkutan orang, penumpang, mobil pribadi dari Riau mau ke luar atau dari luar mau ke Riau. Kita periksa semua tanpa terkecuali," katanya.

Secara tegas, seluruh kendaraan yang tak diizinkan melintas diminta agar putar balik. Travel gelap juga menjadi target tim Satgas di lapangan.

"Semua kendaraan kita putar balik kalau tidak lengkap, tidak ada kita amankan. Untuk travel gelap sampai saat ini belum ditemukan, kalau ada kita amankan juga," katanya.

"Intinya portal itu semata untuk membantu petugas dan mempermudah petugas saja. Kan biasa banyak, kami sibuk memeriksa, ada yang kabur. Sekarang kami jaga siang-malam, tidak ada celah," sambungnya.

Diamankan
Sementara itu, Ditlantas Polda Metro Jaya mulai menindak travel gelap yang membawa penumpang mudik keluar Jadetabek. Sejak pengetatan larangan mudik, Polda Metro Jaya sudah mengamankan setidaknya 115 travel gelap di beberapa lokasi.

"Ada 115 kendaraan travel, ini travel gelap yang berupaya mengangkut penumpang keluar dari Jakarta," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Jakarta.

Sebanyak 115 travel gelap itu terjaring razia pada 27-28 April 2021 di sejumlah titik di ruas jalan tol, arteri, hingga jalur tikus yang kerap digunakan travel gelap untuk mengangkut penumpang.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan penindakan kepada 115 travel gelap ini bermula dari patroli dunia maya. Dia menyebut ada temuan banyak travel gelap yang menggunakan media sosial untuk melakukan transaksi dengan calon penumpang.

Sambodo menambahkan, 115 travel gelap itu terdiri atas 64 unit minibus atau Elf dan 51 unit mobil penumpang perorangan.

Dari ratusan travel gelap itu, polisi juga mengamankan sejumlah penumpang. Mayoritas penumpang tidak diperbolehkan melanjutkan perjalanan karena tidak membawa surat bebas Covid-19. (detikcom/f)
Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru