Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 05 Maret 2026

Jakarta Dikepung Banjir, Warga Diimbau Mengunsi

*Sungai Ciliwung yang Mengarah ke Istana Negara Hampir Meluap, *Ruas Jalan Terendam, Lalin Merayap
- Kamis, 30 Januari 2014 10:00 WIB
723 view
Jakarta Dikepung Banjir, Warga Diimbau Mengunsi
SIB/Antara
TERJEBAK BANJIR : Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan panjang di ruas jalur Pantura Kandanghaur, Indramayu, Jawa Barat, Minggu (19/1). Kemacetan tersebut akibat banjir yang merendam sepanjang jalur pantura dan merendam 11 kecamatan di Indramayu.
Jakarta (SIB)- Jakarta kembali dikepung banjir dan genangan imbas dari hujan yang mengguyur Ibu Kota sejak semalam hingga pagi ini. Kondisi ini mengganggu aktivitas warga.

Berdasarkan informasi TMC Polda Metro Jaya, Rabu (29/1), berikut lokasi yang tergenang air:

- Air setinggi 30-50 cm di Jl. Kapuk Raya Jakut, sementara tidak bisa dilintasi semua jenis kendaraan.

- Air setinggi 15 cm di Jl. Boulevard Barat Kelapa Gading, Jakarta Utara

- Air setinggi 20-25 cm di Keramat Raya, Jakarta Pusat.

- Air setinggi 15-20 cm di Kebon Baru, Jakarta Utara.

- Air setinggi 15-20 cm di Jalan Pegangsaan 2, Jakarta Utara 15-20 cm.

- Air setinggi 20-30 cm di sepanjang Jalan Pulo Gebang arah ke Cakung,

- Air setinggi 50-70 cm di Jl. Patra Raya Duri Kepa Jakbar, sementara tidak bisa dilintasi ranmor

- Banjir di depan Apartemen Mediterania 1 Tanjung Duren Jakbar.

- Banjir di Jalan Rengas Blok S Kebayoran Baru.

- Air setinggi 30-50 cm di dpn BCA Jl. Tendean Jaksel, bagi kendaraan sejenis sedan agar tidak melintas.

- Genangan di depan Balai Kartini Jl. Gatot Subroto arah ke Perempatan Kuningan

- Banjir 50-60 cm di depan Kemchik Jl. Kemang Raya, sementara tidak bisa dilintasi semua jenis ranmor.

- Banjir di di Kebon Nanas, 2 lajur jalan tidak bisa dilintasi.

- Banjir 60 cm di Underpass Tol Cawang (Tol Halim arah ke Rawamangun), sementara kendaraan sejenis sedan tidak bisa melintas.

Lokasi Genangan Air di Jakarta

Jalanan Jakarta dan sekitarnya dikepung genangan air. Hujan deras yang mengguyur menyebabkan genangan muncul di beberapa titik jalanan.
Berikut titik genangan air seperti diinformasikan Tim Pusdalops BPBD DKI Jakarta pada pukul 01.01 WIB, Rabu (29/1).

Jakarta Barat

- Jalan Kebon Jeruk Raya Arah ke Batu Sari (20 cm)
- Jalan Daan Mogot depan samsat (20 cm)
Jakarta Timur
- Jalan Otista, Kebon Nanas Utara 2 (50 cm)
- Jalan Raya Kalimalang (20 cm)

Jakarta Selatan
-Jalan Raya Fatmawati depan RS. Fatmawati arah LB. Bulus (50 cm)
-Jalan Permata Hijau (20 cm)
-Jalan Pulo Mawar (50 cm)
- Jalan perempatan Pancoran arah Cawang (20 cm)
-Jalan Pondok Indah dekat Gandaria City (20 cm)
-Jalan Gatot Subroto arah Semanggi (20 cm)
-Jalan Tanjung Mas Raya Tanjung Barat depan stasiun (10 – 20 cm)
- Jalan Kemang Raya depan KFC (30 cm)
-Jalan Kavling Polri Ragunan depan pintu barat belakang Ragunan (10– 20 cm)

Jakarta Pusat
-Jalan Kali Pasir Cikini (40 cm)
- Jalan Wahid Hasyim belakang Sarinah Thamrin (10 – 20 cm)
- Jalan Baturaja Tanah Abang (40 cm)
- Jalan Bendungan Hilir depan RSAL Mintohardjo (20 – 30 cm).

Mengarah ke Istana Negara
Siraman hujan yang terjadi sejak malam hari membuat sungai Ciliwung yang melintasi Jakarta meningkat debit airnya. Tak terkecuali aliran yang mengarah ke Istana Negara.

Rabu (29/1), pukul 09.00 WIB, aliran sungai di daerah Matraman Dalam I, sudah hampir menyentuh bibir jalan. Sementara di ruas lainnya yang lebih dekat ke Istana masih terlindungi tanggul.

"Naik dari subuh. Tapi belum ada yang meluap sih," kata penjual bensin, Rahmat.

Tingginya debit ini diakibatkan pintu air di Manggarai yang mengarah Istana sudah dibuka sejak lama atas instruksi Gubernur Jokowi. Jika pintu air ini tidak dibuka maka banjir di Kampung Pulo dan sekitarnya akan lebih parah.

Sementara itu walaupun sudah hampir penuh, warga yang tinggal di bantaran kali masih belum mengungsi. Mereka masih tampak santai menjalankan aktivitasnya seperti biasa.

Banjir juga menyebabkan macet di ruas-ruas utama jalan ibu kota. Warung Buncit, Ciledug, Pasar Minggu, dan HR Rasuna Said dipenuhi antrean kendaraan yang mengular.

Hujan Deras Mengguyur
Hujan deras yang mengguyur Jakarta menimbulkan genangan air. Kondisi ini menyebabkan lalu lintas kendaraan terhambat.

Dikutip dari akun twitter TMC Polda Metro Jaya, Rabu (29/1), genangan terjadi di dekat Gandaria City, Pondok Indah setinggi 20 cm. Kemudian banjir setinggi 40 cm terjadi di Jalan Baturaja, Kelurahan Kebon Melati.

Selain itu, genangan setinggi 20-30 cm berada di depan RSAL Mintohardjo Jalan Bendungan Hilir Jakpus. Di Kali Pasir, Cikini, banjir sudah setinggi 40-50 cm.

Di Jalan Wahid Hasyim belakang Sarinah Thmarin, tinggi genangan air berkisar 10-20 cm.

Banjir juga terjadi di Permata Hijau dan Jalan Pulo Mawar Jaksel. Sementara kendaraan yang melintasi Perempatan Pancoran, Jaksel dari arah Cawang juga terhambat dengan genangan air. Di Kemang, genangan setinggi 20 cm terjadi di depan KFC.

Rendam Ruas Jalan
Bukan cuma di ruas jalan biasa, banjir juga merendam lajur jalan di dekat Gerbang Tol Cikunir 4. Ketinggian banjir mencapai 50 cm.

"Genangan air 50 cm di Gerbang Tol Cikunir 4 arah Kalimalang," kata Ahmad, petugas Jasa Marga saat dihubungi pada pukul 01.45 WIB, Rabu (29/1).

Ahmad menyebut kendaraan masih bisa melintas meski air merendam cukup tinggi. "Tidak ada pengalihan. Masih bisa dilintasi kendaraan," imbuhnya.

Sedangkan TMC Polda Metro Jaya melalui akun twitternya menyebut kendaraan tidak dapat melintas di lokasi banjir. Kendaraan terpaksa dialihkan keluar Kalimalang.

Diimbau Mengungsi

Warga di Jalan Perindustrian, Kelurahan Kebon Pala, Jakarta Timur diimbau mengungsi. Alasannya, banjir usai hujan deras mulai merendam pemukiman warga.

"Melalui pengeras suara ada imbauan dari masjid, kalau rumahnya kebanjiran bisa dievakuasi ke masjid dengan perahu karet yang tersedia," ujar Wiwin Adinata, warga setempat saat dihubungi pukul 02.10 WIB, Rabu (29/1).

Air mulai menggenangi rumah warga sekitar pukul 00.00 WIB. "Sekarang tingginya sepaha di jalan," sebutnya.

Belum ada warga yang mengungsi ke masjid yang letaknya lebih tinggi. Namun warga banyak yang berada di depan rumah. "Mereka jaga-jaga saja," ujar Wiwin.

Terowongan Tol Cawang Banjir 80 Cm
Terowongan Tol Cawang arah Tanjung Priok ditutup pagi kemarin. Penyebabnya banjir setinggi 80 cm merendam ruas jalan tol.

Melalui akun twitternya pukul 05. 20 WIB, Rabu (29/1), Jasa Marga menginformasikan ditutupnya terowongan tol. Pengendara diminta menggunakan jalur alternatif.

Genangan air juga terdapat di KM 3+800 Tol Jagorawi TMII arah Cililitan. Genangan air ini berada di lajur 1. "Gunakan lajur 2+3+4. Agar berhati-hati," imbau petugas Jasa Marga.

Jakarta pagi ini kembali diguyur hujan. Lokasi genangan bertambah di sejumlah ruas jalan.

Berikut kondisi terkini genangan air di sejumlah lokasi seperti dikutip dari akun twitter TMC Polda Metro Jaya:
- Pukul 05.39 WIB, banjir 30-40 cm di depan Tarakanita Jalan Tendean, Jaksel
- Pukul 05.13 WIB, banjir di depan Apartemen Mediterania, Jalan Tanjung Duren, Jakbar
- Pukul 05.13 WIB, banjir 30 cm di Jalan Tubagus Angke
- Pukul 05.13 WIB, banjir 30 cm di depan Samsat Daan Mogot. Kendaraan dilaporkan masih dapat melintas.
- Pukul 05.11 WIB, banjir 30 cm di depan Panti Sosial Kedoya.

Lalin Menuju Tendean Merayap
Genangan akibat hujan deras muncul di beberapa jalan Ibu Kota. Kendaraan pun antre selepas jalan layang Mampang menuju Blok M karena genangan air.
Dari pantauan pukul 00.35 WIB, Rabu (29/1) malam, air setinggi betis orang dewasa menggenangi Jl Tendean menuju Blok M setelah jalan layang Mampang, tepatnya di depan Kantor Pos Mampang. Air pun menggenangi jalan dua arah itu.

Hal ini membuat antrian kendaraan dari arah Pancoran menuju Blok M pun tak terhindarkan. Tampak puluhan mobil, bus dan motor berjalan pelan-pelan saat melintas. Sementara, arus sebaliknya terpantau sepi.

Genangan lumayan tinggi juga tampak di jalan depan Pom Bensin Mampang dari arah Kuningan menuju Ragunan. Sementara, hujan masih mengguyur menyisakan titik-titik gerimis.

Macet Parah
Kemacetan parah juga terjadi di tol Jagorawi arah Jakarta. Kendaraan hanya bisa dipacu 5 km/jam sejak pintu Tol Cimanggis.

Sekitar pukul 08.30 WIB, Rabu (29/1), kendaraan berhenti sejak 1 kilometer menuju gerbang tol Cimanggis. Setelah melewati gerbang, kemacetan belum terurai.

Untuk menempuh jarak 5 kilometer, kendaraan merayap dibutuhkan waktu sekitar satu jam. Hingga KM 11 atau kawasan Cibubur kemacetan masih terjadi.
Belum jelas apa penyebab kemacetan ini. Namun hujan deras dan genangan air yang muncul di mana-mana membuat sejumlah ruas jalan di Jakarta macet. (detikcom/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru