Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 29 Januari 2026

Pertumbuhan Ekonomi Sumut 2022 Diperkirakan Lebih Tinggi dari 2021

Redaksi - Minggu, 08 Mei 2022 10:55 WIB
297 view
Pertumbuhan Ekonomi Sumut 2022 Diperkirakan Lebih Tinggi dari 2021
Foto: Internet
Ilustrasi.
Medan (SIB)
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Doddy Zulverdi mengatakan ,pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara pada tahun 2022 diperkirakan masih lebih tinggi dari tahun sebelumnya yakni di kisaran 3,7-4,5% .Hal ini didorong karena terus meluasnya vaksinasi yang dapat mendorong mobilitas dan konsumsi masyarakat, serta tetap tingginya harga komoditas utama yang dapat menjaga kinerja ekspor di provinsi ini.

"Namun sejalan dengan ekonomi nasional pemulihan ekonomi Sumatera Utara tahun 2022 berjalan secara gradual, ungkapnya, Selasa (26/4).

Di satu sisi, katanya, bahwa tetap perlu diwaspadai karena adanya sejumlah faktor yang dapat menahan pertumbuhan, seperti merebaknya varian baru Covid-19 dan masih berlanjutnya konflik geopolitik internasional yang dapat mendorong investor untuk berperilaku wait and see.

Dikatakannya, peningkatan konsumsi masyarakat, khususnya pada periode Ramadan dan menjelang Idul Fitri, berpotensi mendorong kenaikan harga.

Pada Maret 2022, inflasi mencapai sebesar 0,71% (month to month) atau 3,26% (yoy) yang didorong kenaikan harga tanaman hortikultura seperti cabai merah.

Berdasarkan pengamatan, kata Doddy, hingga menjelang Idul Fitri, harga sejumlah komoditas yakni minyak goreng dan gula pasir cenderung mengalami peningkatan.

Sementara itu, harga komoditas daging sapi, cabai merah, serta cabai rawit terpantau menunjukkan tren penurunan, dan untuk harga komoditas pangan lainnya relatif stabil.

Jadi dalam mengantisipasi kenaikan harga pada masa HBKN (Hari-Hari Besar Keagamaan) serta untuk memastikan ketersediaan barang di pasar, sebutnya TPID ( Tim Pengendalian Inflasi Daerah) Sumut dan TPID Kabupaten/Kota bersama Satgas Pangan dan Bulog telah melaksanakan monitoring harga dan sidak ke pasar-pasar selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.

Berbelanja Bijak
Di kesempatan itu Kaper BI Doddy Zulverdi mengatakan, guna menjaga stabilitas harga bahan pokok jelang Lebaran yang semakin.dekat, ia menghimbau masyarakat untuk tetap berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan agar kestabilan harga tetap terjaga. Dan sebaiknya lebih memilih menggunakan apembayaran non tunai

Disamping itu, memasuki akhir bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri, Bank Indonesia juga memastikan ketersediaan uang Rupiah dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat.

Memasuki minggu ketiga April 2022, Kantor Perwakilan Bank Indonesia l Sumatera Utara telah mengedarkan sekitar Rp3,27 triliun dari yang dialokasi sebesar Rp5, 2 triliun lebih kepada masyarakat dan akan terus bertambah hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri nanti.

Layanan penukaran uang Rupiah bagi masyarakat tetap dibuka, baik melalui kas keliling Bank Indonesia maupun melalui perbankan.

Guna menghindarkan masyarakat dari risiko uang palsu dan kerugian lainnya, Doddy menghimbau masyarakat untuk melakukan penukaran uang Rupiah di lokasi penukaran resmi yang telah disediakan Bank Indonesia dan perbankan lainnya.

Kata dia, dalam rangka memastikan ketersediaan infrastruktur layanan transaksi keuangan bagi perbankan dan masyarakat tetap berjalan dengan lancar selama periode libur Idul Fitri dan cuti bersama, Bank Indonesia melakukan penyesuaian kegiatan operasional.

Sebagian layanan operasional seperti BI-RTGS, BI-SSSS, BI-ETP dan SKNBI tidak beroperasi, sementara untuk layanan penyelenggaraan sistem BI-FAST tetap akan beroperasi sesuai jadwal yang berlaku yang beroperasi 24 jam 7 hari guna memenuhi kebutuhan transfer dana masyarakat.

“Penyesuaian tersebut berlaku 29 April dan 2-6 Mei 2022, dan akan kembali normal mulai 9 Mei 2022, ujarnya.

Untuk pelaksanaan kegiatan operasional perbankan, akan menjadi pertimbangan dan kewenangan masing-masing bank”, ujar Doddy.

Namun demikian, Bank Indonesia menghimbau perbankan untuk dapat maksimal memenuhi kebutuhan masyarakat akan likuiditas dan kelancaran transaksi selama libur Idul Fitri.(A1/d)
Sumber
: KORAN SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru