Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 14 Februari 2026

Mantan Wali Kota Ditangkap Terkait Perampokan di Rumah Dinas Wali Kota Blitar

* Samanhudi Akui Punya Dendam Politik
Redaksi - Sabtu, 28 Januari 2023 09:29 WIB
424 view
Mantan Wali Kota Ditangkap Terkait Perampokan di Rumah Dinas Wali Kota Blitar
Foto: Ist/harianSIB.com
Eks Walikota Blitar Samanhudi Anwar, saat digelandang polisi. Dia diduga jadi otak perampokan di rumah dinas Wali Kota Blitar. 
Surabaya (SIB)
Polisi menangkap diduga dalang di balik perampokan rumah dinas Wali Kota Blitar Santoso. Pelaku utama kasus itu diduga adalah mantan Wali Kota Blitar, Samanhudi.
"Kita memastikan menangkap mantan Wali Kota Blitar dalam keterlibatan kasus pencurian dengan kekerasan di rumah dinas Wali Kota Blitar," ujar Kapolda Jatim Irjen Toni Harmanto kepada wartawan, Jumat (27/1).
Toni menambahkan penangkapan itu ditegaskan dengan alat bukti dan fakta hukum. Dan juga berdasarkan hasil pemeriksaan intensif dari para pelaku.
"Kita tegaskan dengan alat bukti dan fakta hukum sehingga kita memastikan yang bersangkutan sebagai tersangka pencurian dengan kekerasan di rumah dinas Wali Kota Blitar.
Toni mengatakan Samanhudi bertemu dengan para pelaku sebelum aksi perampokan itu.
Samanhudi menemui para perampok di lembaga pemasyarakatan (lapas) sebelum kejadian.
"Dan kita pastikan mereka bertemu dan berkomunikasi di satu lapas," ujar Toni.
Dalam percakapan di lapas, lanjut Toni, Samanhudi memberi tahu para perampok soal keberadaan tempat penyimpanan uang, juga waktu yang baik untuk melakukan perampokan.
"Memberikan informasi tentang keberadaan tempat penyimpanan uang dan bahkan waktu yang baik untuk melakukan aksi," kata Toni.
Ketiga pelaku tertangkap adalah MJ alias NT (54), warga Lumajang; ASM (54), warga Cengkareng, Jakarta Barat; dan AJ (57), warga Jombang. Ketiganya ditangkap di lokasi yang berbeda.
Dendam Politik
Sementara itu, Samanhudi mengaku punya dendam dengan Santoso terkait politik.
Meski demikian, Samanhudi menolak dendamnya dikaitkan dengan perampokan yang dialami oleh Santoso. Menurutnya, dendamnya hanya di persoalan pilkada saja.
"Balas dendam kan dalam pilkada bukan dalam hal ini. Dalam Pilkada tahun 2024," kata Samanhudi saat digiring di Polda Jatim.
Samanhudi tiba di Polda Jatim sekitar pukul pukul 14.56 WIB dengan pengawalan ketat anggota Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim. Ia tampak mengenakan celana jin hitam dan kaus hitam.
Sedangkan tangannya tampak terborgol. Ditanya terkait keterlibatannya dalam aksi perampokan rumah dinas Wali Kota Blitar Santoso, ia mengaku tak tahu.
"Saya ndak tahu," ujar Samanhudi menjawab pertanyaan awak media.
Baru Keluar Penjara
Samanhudi baru bebas bersyarat pada Oktober 2022 terkait kasus suap proyek pembangunan gedung baru SMPN 3 Kota Blitar.
Dalam catatan wartawan, M Samanhudi Anwar bebas bersyarat setelah menjalani masa hukuman 4 tahun 4 bulan penjara.
Ia, yang pernah menjabat Wali Kota Blitar, selama dua periode itu resmi bebas dari Lapas Sragen, Senin (10/10). Dia pun mengakui siap kembali terjun ke dunia politik.
Pantauan wartawan, sejumlah warga memadati kediaman mantan Wali Kota Blitar yang berlokasi di Jalan Kelud, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.[br]


Puluhan warga yang juga pendukungnya itu menyambut haru kepulangan sang mantan Wali Kota Blitar. Kalimat 'Bapake muleh (Bapak pulang)' beberapa kali diserukan oleh pendukungnya.
"Saya pulang dengan lancar hari ini. Kepulangan saya tetap ada politiknya, padahal itu tidak baik untuk pendidikan demokrasi ke depannya," ujar Samanhudi.
Samanhudi mengatakan dia mengikuti seluruh aturan ataupun prosedur yang ada. Termasuk dalam menjalani masa hukumannya hingga pulang ke rumah meskipun seharusnya dia bisa kembali ke Blitar sejak dua bulan yang lalu.
"Harusnya saya sudah kembali ke Blitar, tapi saya malah diungsikan ke Seragen, Jawa Tengah. Tapi saya tetap sesuai prosedur," ujarnya.
Ditanya tentang politik, pria berkumis tebal itu mengaku siap kembali terjun ke dunia politik. Dia mengaku ingin memperjuangkan hak-hak warga Kota Blitar, termasuk akan kembali memperjuangkan APBD prorakyat.
"Saya akan terjun ke politik karena saya dizalimi oleh politik. Saya akan balas dendam. Kalau partai nanti dulu, akan berlayar. Entah itu tetap atau lainnya," tegasnya. (detikcom/c)



Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru