Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 13 Februari 2026

Ledakan Petasan di Blitar Tewaskan 4 Orang

Redaksi - Selasa, 21 Februari 2023 09:21 WIB
323 view
Ledakan Petasan di Blitar Tewaskan 4 Orang
(Foto ANT/Humas Polres Blitar Kota)
DAMPAK LEDAKAN : Foto udara sejumlah rumah rusak berat dampak ledakan diduga bubuk mesiu bahan baku petasan di Desa Karangbendo Kecamatan Ponggok, Blitar, Jawa Timur, Senin (20/2). Akibat ledakan tersebut, sebanyak 25 rumah warga rusak berat, 4 o
Jakarta (SIB)
Sebuah ledakan keras terjadi di Dusun Sadeng Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur (Jatim). Ledakan itu berasal dari ledakan petasan.
Informasi awal dari pihak kepolisian mengatakan ledakan itu terjadi pada hari Minggu (19/2) pukul 22.30 WIB. Polisi pun telah melakukan sterilisasi lokasi sejauh 100 meter.
Akibat ledakan petasan, sejumlah rumah warga hancur. Dilaporkan rumah yang terdampak di Dusun Sadeng Desa Karangbendo itu sebanyak 25 rumah rata dengan tanah.
"Dan dari rumah yang terdampak ada 25," kata Kapolresta Blitar, AKBP Argowiyono.
Ledakan tersebut tak hanya merusak rumah, sejumlah kendaraan milik warga juga rusak dan tersisa puing-puingnya. Bahkan, ternak milik warga juga mati terkena ledakan.
Terkait penyebab pasti ledakan petasan, polisi masih terus melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Namun menurut keterangan warga sekitar lokasi kejadian, ledakan berasal dari rumah Sudarman, pemilik rumah sering meracik petasan.
"Namun informasi dari warga, pemilik rumah sering meracik petasan menjelang puasa," ujar AKBP Argowiyono.


Empat Tewas
Selain rumah, ledakan petasan juga mengakibatkan sejumlah orang menjadi korban. Menurut data terkini dari kepolisian saat melakukan penyisiran di lokasi kejadian, ditemukan 4 potongan tubuh korban dan telah berhasil teridentifikasi.
Empat potongan tubuh korban diketahui milik pemilik rumah dan dua orang anaknya. Satu korban merupakan keponakan korban. Berdasarkan keterangan keluarga lainnya, seluruh potongan tubuh korban masih satu keluarga.
"Ya diinformasikan keluarganya ada yang masih ponakan. Dari awal ada empat sudah ditemukan. Kemudian dilakukan identifikasi di rumah sakit," jelas AKBP Argowiyono.
Berikut identitas 4 korban tewas ledakan di Blitar:
Sudarman (65) selaku pemilik rumah
Aripin (Anak pemilik rumah)
Widodo (Anak pemilik rumah)
Wawa (Keponakan pemilik rumah)
Adapun jumlah korban terluka akibat ledakan petasan di Blitar ada 13 orang. Satu di antaranya, balita berusia 4 bulan yang kondisinya mengalami gegar otak. Ini menurut data update hingga pukul 08.30 WIB dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar dr Christine Indrawati.
"Ke-13 korban mengalami luka ini sebelumnya dirujuk ke Puskesmas Ponggok, ada juga yang berobat ke posko kesehatan darurat serta ada yang dirujuk ke rumah sakit," kata Christine saat dikonfirmasi.
Sementara itu, sejumlah warga yang terimbas ledakan saat ini mengungsi di rumah tetangganya yang tidak terimbas ledakan.
Selanjutnya Tim dari Penjinak Bom (Jibom) Polda Jatim bersama Polres Blitar Kota melakukan sterilisasi lokasi sumber ledakan petasan di Blitar. Petugas memastikan tidak ada bahan-bahan yang membahayakan.
"Dari Tim Jibom juga masih melakukan sterilisasi. Ya, memastikan tidak ada bahan-bahan sekiranya membahayakan," kata AKBP Argowiyono.
Argo menyebutkan petugas meminta warga untuk tidak mendekati area atau lokasi ledakan petasan. Warga juga diimbau meninggalkan sementara rumahnya yang mengalami kerusakan.
Selanjutnya, Argo mengatakan, olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) akan dilakukan di titik lokasi awal kejadian ledakan. Sedangkan titik lokasi awal ledakan berada di rumah Sudarman. (detikcom/a)



Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru