Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 23 September 2026

Kapal Nelayan Sinar Lema 01 Bermuatan Tujuh Ton Ikan Hilang Kontak di Raja Ampat

* Jenazah ABK Yuiee Jaya 2 Terdampar di Selayar Sulsel, 20 Orang Masih Hilang
Redaksi - Minggu, 17 Maret 2024 09:37 WIB
483 view
Kapal Nelayan Sinar Lema 01 Bermuatan Tujuh Ton Ikan Hilang Kontak di Raja Ampat
ANTARA/Paulus Pulo/aa.
Basarnas Kota Sorong melakukan pencarian kapal nelayan yang hilang di perairan Raja Ampat, Papua Barat Daya, Sabtu (16/3/2024).
Teminabuan (SIB)
Kapal nelayan KM Sinar Lema 01, yang mengangkut ikan seberat tujuh ton dan empat anak buah kapal (ABK) dilaporkan hilang di perairan Raja Ampat sejak 13 Maret 2024, saat berlayar menuju pelabuhan Kota Sorong, Papua Barat Daya.
Kepala Basarnas Kota Sorong Amiruddin dikonfirmasi dari Teminabuan, Sabtu (16/3), mengatakan kapal tersebut mengalami hilang kontak sejak tanggal 13 Maret lalu.
"Hilang kontak kapal dengan gros tonase (GT) 25 itu diperoleh Basarnas melalui laporan yang diterima dari salah satu manajemen kapal bahwa ada terjadi lost contact," kata Amiruddin.
Ia mengatakan setelah menerima laporan tersebut, pihaknya melakukan operasi pencarian kapal dengan menggunakan peralatan yang dimiliki untuk mencari tahu keberadaan kapal tersebut.
"Kapal itu seharusnya sudah tiba di Kota Sorong pada tanggal 14 Maret, namun belum tiba, sehingga tim melakukan pencarian menggunakan peralatan yang ada, namun belum ditemukan," kata Amiruddin.
Ia mengatakan Basarnas akhirnya melakukan pencarian menggunakan kapal SAR Wisnu di perairan Raja Ampat.
"Sudah memasuki hari ketiga pencarian belum ada titik terang mengenai keberadaan kapal tersebut, Basarnas akan terus melakukan pencarian," kata Amiruddin.
Berdasarkan peralatan yang dimiliki, KM SAR Wisnu tengah melakukan pencarian kapal tersebut di perairan Missol, Raja Ampat.



Masih Hilang
Sementara itu, satu anak buah kapal (ABK) Yuiee Jaya 2 ditemukan meninggal dunia setelah terdampar di Pantai Kayuadi, Selayar, Sulawesi Selatan.
Selain korban meninggal akibat KM Yuiee Jaya 2 tenggelam di wilayah Perairan Selayar usai dihantam cuaca buruk, 20 ABK lainnya masih hilang.
“Telah ditemukan 1 orang ABK Yuiee Jaya 2 terdampar di Pantai Kayuadi dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi Tim SAR gabungan," kata Kepala Kantor Basarnas Makassar, Mexianus Bekabel, Sabtu (16/3).
Setelah dievakuasi, kata Mexianus, pihaknya berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk proses identifikasi terhadap jenazah tersebut. Diketahui, korban yang terdampar itu atas nama Ahmad Ilham Kholis.
"Jenazah korban kita lakukan identifikasi dengan melihat adanya tanda khusus di badan korban yang bisa dikenali oleh rekan ABK-nya dan langsung melakukan kontak video bersama istri korban yang diyakini bahwa betul korban berinisial AIK," terangnya.
Saat ini, kata Mexianus, jenazah tersebut telah dimakamkan oleh masyarakat pulau setempat setelah mendapatkan persetujuan dari pihak keluarga korban.
"Korban yang ditemukan hari ini merupakan korban ke-15 dari 35 ABK Yuiee Jaya 2 yang sementara kita cari," sebutnya.
Sementara ini Tim SAR gabungan masih terus fokus melakukan pencarian terhadap 20 ABK Yuiee Jaya 2 dengan mengerahkan KN SAR Kamajaya 104, Rigid Inflatable Boat (RIB), kemudian dibantu dari perahu nelayan setempat. Pesawat intai milik TNI AU juga memantau lokasi pencarian dari udara.
"Kita akan tetap fokus mengoptimalkan pencarian terhadap 20 korban lainnya dengan menyisir pulau-pulau sekitar. Mudah-mudahan kita bisa menemukan segera korban lainnya," ujarnya. (**)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru