Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 30 Maret 2026

Pusat Data Nasional Diserang, Peretas Minta Tebusan Rp 131 Miliar

Wilfred Manullang - Senin, 24 Juni 2024 15:12 WIB
295 view
Pusat Data Nasional Diserang, Peretas Minta Tebusan Rp 131 Miliar
Foto: Liputan6.com/Robinsyah Aliwafa Zain
Konferensi pers mengenai gangguan Pusat Data Nasional di Kantor Kominfo, Jakarta.
Jakarta (harianSIB.com)
Penyerangan terhadap Pusat Data Nasional (PDN) ternyata bermotif uang. Pelaku peretasan meminta uang tebusan sebesar Rp 8 Juta dolar atau setara Rp 131 Miliar.

"Di darkweb itu kita ada jalan ke sana ya, kita ikuti dan mereka minta tebusan USD 8 juta," ujar Direktur Networks & IT Solutions Telkom, Herlan Wijanarko di Gedung Kementerian Kominfo, Senin (24/6/2024)

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan bahwa pelakunya mengatasnamakan sebagai Brain Chiper."Mereka menyebutkan namanya Brain Cipher itu varian mutasi dari LockBit 3.0," ungkap Semuel.

Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi membenarkan adanya permintaan uang tebusan. "Menurut tim, (uang tebusan) 8 juta dollar," ujar Budi Arie di Kompleks Istana Kepresidenan

Ketua BSSN Hinsa Siburian mengatakan bahwa ini sebagai sebuah bentuk pembelajaran.
"Perlu kita ketahui supaya bisa mengantisipasi dan segera kita sampaikan juga kepada instansi maupun teman-teman lain, sekaligus sebagai lesson learn untuk kita mitigasi kemungkinakn terjadi lainnya," tuturnya.

Hinsa menambahkan proses pemulihan terus dilakukan dengan melibatkan BSSN, Kominfo, Telkom, dan Cyber Crime Polri dengan melakukan investigasi secara menyeluruh dengan bukti-bukti forensik yang didapat. "Ini sedang berproses tapi kita sudah mengetahui jenis serangan ini," pungkasnya. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru