Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 13 Maret 2026

Eksekusi Bangunan di Desa Sampali Ricuh, Mobil Damkar Dibakar

Roy Surya D Damanik - Kamis, 11 Juli 2024 17:46 WIB
829 view
Eksekusi Bangunan di Desa Sampali Ricuh, Mobil Damkar Dibakar
Foto Dok/Warga
TERLUKA: Seorang wanita terluka di bagian kepalanya saat terjadinya kericuhan pasca eksekusi bangunan di lahan garapan Jalan H Anif Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Kamis (11/7/2024).


Warga Terluka
Sementara pasca terjadinya kericuhan, sejumlah warga diantaranya Boru Sianturi, Marga Sihombing dan beberapa warga lagi mengalami luka robek di kepalanya akibat dilempar batu oleh diduga preman yang turut melempari masyarakat Kampung Kompak.

Dengan kondisi kepala bersimbah darah hingga ke lehernya, beberapa warga tersebut mengaku tidak terima digusur lantaran mereka sudah puluhan tahun tinggal di lokasi. Sedangkan saat ini mereka sedang mengurus IMB bangunan rumah mereka.

Diteror
Usai terjadinya kericuhan, masyarakat Kampung Kompak diteror puluhan preman bersenjata tajam klewang. Akibat teror tersebut banyak masyarakat memilih diam di rumahnya, ada juga yang mengungsi ke luar Desa Sampali. Yang lebih anehnya, banyak rumah warga yang juga dirubuhkan. Sementara kata Satpol PP hanya bangunan gundang yang akan dirubuhkan, namun di lapangan tidak sesuai.

Hal itu disampaikan salah seorang warga, FAP yang mengatakan jika puluhan preman suruhan mafia tanah yang mengendarai sepedamotor dan berjalan kaki sembari menenteng klewang menyisir gang-gang untuk mencari masyarakat Kampung Kompak.

"Warga diteror karena banyak preman bersenjata klewang menyisir gang-gang untuk mencari saya dan warga lainnya. Kami sangat ketakutan. Rencananya hari ini kami mau membawa warga yang terluka ke Polda Sumut untuk membuat laporan," kata pria yang melaporkan Pj Bupati Deliserdang dan Kasatpol PP ke Poldasu beberapa waktu yang lalu.

Lanjut FAP, dia juga mendapat kabar bahwa Rahman Tua Nasution yang merupakan korban pembacokan oleh preman dan juga pecatan anggota Polri, Kamiso beberapa waktu lalu itu diamankan sejumlah orang.

"Rahman diamankan beberapa orang pria, tapi tak tahu dibawa kemana. Mobil Rahman juga dibakar diduga preman suruhan mafia tanah," ungkapnya sembari menambahkan jika hukum di Indonesia ini "tajam ke bawah dan tumpul ke atas".


Editor
: Bantors Sihombing
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru