Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 14 April 2026

Polsek Muara Batang Gadis Amankan Pencuri Onderdil Excavator, Istri Terduga Penadah Nyaris Diperkosa Pria Bertopeng

Robert Nainggolan - Rabu, 19 Februari 2025 14:48 WIB
222 view
Polsek Muara Batang Gadis Amankan Pencuri Onderdil Excavator, Istri Terduga Penadah Nyaris Diperkosa Pria Bertopeng
Dok/ Plh Kasi Humas
FN (30), terduga pelaku pencurian onderdil alat berat jenis excavator yang terparkir di Afdeling III KMS PT. Sawit Sukses Sejati (SSS) Desa Suka Makmur. Rabu (12/2/2025).

Bagus juga menerangkan, akibat perlakuan dari tersangka, korban mengalami kerugian mencapai Rp150 juta. Pasalnya, alat-alat berharga pada excavator sudah dicopot sehingga tidak bisa dioperasikan.

"Kita berhasil mengamankan barang bukti seperti saringan hawa, knalpot, dudukan knalpot, pompa hidrolik, tanki hidrolik, dinamo starter, dan barang bukti lainnya yang dipreteli dari excavator jenis Hitachi ZX138 MF tersebut," ungkap Bagus.


SB (istri TP) didampingi tiga anaknya mengaku nyaris menjadi korban pelecehan, pemerkosaan dan pembunuhan oleh pria bertopeng yang memasuki rumahnya pukul 04.00 WIB. Tangkap layar Rabu (19/2/2025). SNN/Robert Nainggolan.

Plh Kasihumas juga menanggapi soal viral nya video SB (Istri TP) berdurasi 45 detik di media sosial (Medsos) Facebook. Dalam vidio tersebut SB didampingi tiga anaknya curhat meminta keadilan terhadap suaminya TP yang dituding sebagai penadah barang curian.


"SB diduga belum mengetahui soal kronologis lengkap penangkapan suaminya (TP), sehingga terpancing ajakan untuk membuat vidio meminta keadilan kepada para petinggi negara," pungkasnya.

Selain SB meminta keadilan terhadap suaminya (TP) yang telah diamankan polisi, dia (SB) juga mengaku nyaris menjadi korban pelecehan dan pembunuhan dari seorang pria bertopeng dengan membawa sebilah pisau masuk ke kediamannya sekira pukul 04.00 WIB.

Pengakuan ini didapat dari video di medsos Facebook berdurasi 1 menit 58 detik diunggah akun Fajrat Daulay yang viral hingga 49 ribu tayang.

Dalam pengakuan SB pria bertopeng masuk ke kediamannya sekira pukul 04.00 WIB dan meminta handphone suaminya (TP), namun karena suaminya sudah diamankan polisi maka SB berinisiatif memberikan handphone miliknya.

SB mengatakan usai pria bertopeng itu menerima handphone langsung membuka baju dan celananya dan mengarahkan alat kelamin ke mulutnya, namun SB berusaha melawan dengan mendorong pria bertopeng dan SB berusaha mengambil parang.

Pria bertopeng pun lari dan saat dikejar SB, Pria bertopeng mengayunkan pisau ke leher SB hingga berdarah. (*)

Editor
: Bantors Sihombing
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru