Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 30 Januari 2026
Khotbah Pemakaman Paus Fransiskus:

Dia adalah Paus Rakyat

Dipuji Miliki Hati Terbuka untuk Semua Umat
Redaksi - Minggu, 27 April 2025 11:06 WIB
83 view
Dia adalah Paus Rakyat
Foto: AP/Antonietta Baldassarre via ctvnews
UPACARA PEMAKAMAN: Peti mati Paus Fransiskus dibawa ke dalam Basilika Santo Petrus untuk upacara pemakamannya, di Roma, Sabtu (26/4).
Paus Rakyat

Kardinal Re menyebut, Paus Fransiskus sebagai paus rakyat.


"Dia berkontak langsung dengan para individu dan masyarakat dalam kesulitan. Dia terus memberi tanpa syarat. Dia adalah paus rakyat, dengan hati terbuka dan roh kudus yang terus hidup di gereja," kata Kardinal Re.


Kardinal Re juga mengenang ketika paus dengan nama lahir Jorge Mario Bergoglio itu memilih nama Fransiskus dari Santo Fransiskus dari Asisi sebagai nama kepausan.


"Saat terpilih dalam konklaf untuk menggantikan Paus Benediktus XVI, dia punya banyak pengalaman di (ordo) Yesuit, di Buenos Aires, dia mulai dari bawah dan jadi uskup," jelasnya.


"Keputusannya mengambil nama Fransiskus membuktikan dia memilih kesederhanaan," lanjutnya.


Kardinal Re mengatakan, Paus Fransiskus terus memberi cahaya dan menunjukkan kebaikan Injil.


"Dengan doa kita, kita percayakan jiwa Paus ke Tuhan. Semoga Tuhan memberi kedamaian dan kebahagiaan abadi," pungkasnya.


Dipuji
Mendiang Paus Fransiskus dipuji sebagai seorang paus yang memiliki "hati yang terbuka" untuk semua umat, yang berjuang untuk Gereja Katolik yang penuh belas kasih.


Kardinal Giovanni Battista Re saat membacakan homili pemakaman menyebut, sang Bapa Suci ingin dekat dengan semua orang, terutama dengan mereka yang mengalami kesulitan dan terpinggirkan.


"Beliau menjalin kontak langsung dengan individu dan masyarakat, ingin dekat dengan semua orang, dengan perhatian yang nyata kepada mereka yang sedang dalam kesulitan, memberikan dirinya tanpa batas, terutama kepada mereka yang terpinggirkan, yang paling kecil di antara kita," sebutnya.
"Beliau adalah seorang paus di antara umat, dengan hati yang terbuka bagi semua orang," ucap Kardinal Re, seperti dilansir AFP.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru